Page 391 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 OKTOBER 2021
P. 391
Judul Upah Buruh DIY Perlu Naik Signifikan agar Ekonomi Terdongkrak
Nama Media harianjogja.com
Newstrend UMK 2022
Halaman/UR https://jogjapolitan.harianjogja.com/read/2021/10/26/510/1086504/upah
L -buruh-diy-perlu-naik-signifikan-agar-ekonomi-terdongkrak
Jurnalis Tim Harian Jogja
Tanggal 2021-10-26 10:07:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 10.000.000
News Value Rp 30.000.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Kirnadi (Sekretaris Jenderal ABY) Upah di DIY saat ini sudah tidak relevan lagi untuk
biaya hidup layak. Makanya kenaikan upah tahun 2022 adalah sebuah keniscayaan karena secara
statistik ada pertumbuhan ekonomi
neutral - Kirnadi (Sekretaris Jenderal ABY) Kenaikan UM sangat membantu masyarakat dan
pemerintah sendiri karena kenaikan upah akan ada peningkatan konsumsi yang akhirnya ada
pertumbuhan ekonomi
neutral - Irsyad Ade Irawan (Sekretaris Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI)
DIY) Itu yang jadi pertanyaan. Apakah kenaikan itu signifikan atau kenaikan itu mampu
memenuhi KLH, dan juga ditetapkan berdasarkan prinsip kolektif bergaining atau terdapat fungsi
keterlibatan serikat pekerja dalam skema perumusan secara demokratis dan berkeadilan?
negative - UM (Kanit Reskrim Purba) Jawabannya adalah tidak
negative - UM (Kanit Reskrim Purba) Jawabannya adalah tidak.
negative - Irsyad Ade Irawan (Sekretaris Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI)
DIY) Singkatnya kalau masih menggunakan pedoman dasar dari PP 78/2015 kami tetap menolak
karena tidak mengikutsertakan KHL
negative - Irsyad Ade Irawan (Sekretaris Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI)
DIY) Singkatnya kalau masih menggunakan pedoman dasar dari PP 78/2015 kami tetap menolak
karena tidak mengikutsertakan KHL.
neutral - Irsyad Ade Irawan (Sekretaris Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI)
DIY) Jika mengacu pada aturan di atas sebenarnya tidak solutif dan cenderung melestarikan
masalah yang ada di DIY yakni upah murah, kemiskinan, dan ketimpangan. Untuk mengatasi
tiga itu, perlu adanya kenaikan UM yang signifikan dengan survei KHL dan melihat realitas harga
kebutuhan di pasaran saat ini, bukan dengan formula yang tidak mencerminkan KHL riil, yang
ada buruh defisit dan harus menanggung ongkos lebih
390

