Page 395 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 OKTOBER 2021
P. 395

Judul               KSPI Berharap UMK 2022 Naik 10 Persen
                Nama Media          Serambi Indonesia
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         Pg6
                Jurnalis            antaranews.com
                Tanggal             2021-10-26 10:04:00
                Ukuran              69x417mmk
                Warna               Hitam/Putih
                AD Value            Rp 14.490.000

                News Value          Rp 43.470.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif




              Ringkasan
              Konfederasi  Serikat  Peketja  Indonesia  (KSPI)  mengharapkan  upah  minimum  kabupaten/kota
              (UMK)  2022  dapat  naik  sekitar  tujuh  sampai  10  persen,  dan  memperhitungkan  terjadinya
              kenaikan kebutuhan pokok berdasarkan survei yang mereka lakukan.



              KSPI BERHARAP UMK 2022 NAIK 10 PERSEN
              Konfederasi  Serikat  Peketja  Indonesia  (KSPI)  mengharapkan  upah  minimum  kabupaten/kota
              (UMK)  2022  dapat  naik  sekitar  tujuh  sampai  10  persen,  dan  memperhitungkan  terjadinya
              kenaikan kebutuhan pokok berdasarkan survei yang mereka lakukan.

              'Survei KHL di pasar di tiap provinsi tersebutlah ditemukan angka rata-rata kenalkan tujuh persen
              sampai 10 persen. Karena itu kami meminta UMK 2022 berlaku kenaikannya tujuh persen sampai
              10 persen," kata Presiden KSPI, Said lqbal, dalam konferensi pers virtual yang diikuti dari Jakaita,
              Senin (25/10/2021).
              Dijelaskan, harapan kenaikan dalam Jumlah tersebut adalah karena survei yang dilakukan KSPI
              di  24  provinsi  dengan  menggunakan  standar  kebutuhan  hidup  layak  (KHL),  menemukan
              kenaikan barang-barang KHL sekitar tuj uh sampai dengan 10 persen.

              Selain kenaikan beberapa barang kebutuhan pokok, Said Juga menyoroti bertambahnya biaya
              transportasi  untuk  buruh  mengingat  masih  ada  kendaraan  umum  yang  belum  beroperasi
              maksimal Hal itu membuat banyak pekerja yang beralih menggunakan transportasi daring dan
              menyebabkan bertambahnya beban transportasi.

              Sebelumnya, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnakei) telah menggelar dialog bersama Dewan
              Pengupahan Nasional (Depenas) dan Badan Peketja Lembaga Kerja Sama Tripartit Nasional (BP
              LKS  Tripartit)  pada  21-22  Oktober  2021  sebagal  persiapan  dan  penyamaan  pandangan
              khususnya mekanisme penetapan upah minimum.
              Hal itu sejalan dengan berlakunya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja
              dan  Peraturan  Pemerintah  Nomor  36  Tahun  2021  tentang  Pengupahan.  Dalam  pertemuan


                                                           394
   390   391   392   393   394   395   396   397   398   399   400