Page 110 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 NOVEMBER 2019
P. 110
Chairul berharap adanya hubungan buyer dan penjual (supplier) dapat memberikan
value bagi kedua pihak. Ia menilai sangat penting para pelaku UMKM untuk
diberikan kesempatan dan kemampuan. "Fokus buyer bukan lagi memaksimalkan
profitnya sendiri dan meminimalisir profit UMKM. Kedua pihak berkolaborasi dalam
meningkatkan value secara keseluruhan," ujarnya.
Menurut Chairul, BBPP memiliki peran dalam upaya memediasi dan memfasilitasi
UMKM dan perusahaan agar UMKM dapat meningkat produktivitasnya serta memiliki
omzet berdaya saing.
"Dengan FGD ini, diharapkan menjadi wadah komunikasi, kordinasi, dan sinkrokisasi
untuk memunculkan ide, gagasan, pencarian solusi, dan penanganan setiap
permasalahan manajemen dan pemasaran demi memajukan UMKM di Indonesia,"
katanya.
Kabid Program dan Evaluasi BBPP, Lucia Hartiningtyas Mardyasari, menambahkan
kegiatan FGD yang diikuti 50 pelaku UKM di kota Bekasi, bertujuan, untuk
meningkatkan produktivitas dan daya saing melalui ekonomi kerakyatan. Kedua,
membentuk komunitas calon buyer. Ketiga, memastikan keberlanjutan konsistensi
dan komitmen dalam kemitraan.
FGD dihadiri oleh Kabid Pelatihan Produktivitas Disnakertrans Kota Bekasi, Treawan;
Kadisnakertrans Bandung Barat, Iing Solihin; Kadisnakertrans Kabupaten Kulon
Progo, Eko Wisnu Wardhana; Ketua Apindo kota Bekasi, Purnomo; dan perwakilan
Kadin Kota Bekasi, Tedy Aliudin.
Page 109 of 124.

