Page 65 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 MARET 2020
P. 65
Title SERIKAT PEKERJA SINDIR PEMERINTAH SOAL REVISI HARI LIBUR TERKAIT CORONA
Media Name detik.com
Pub. Date 11 Maret 2020
Page/URL https://news.detik.com/berita/4934547/serikat-pekerja-sindir-pemerinta h-soal-revisi-
hari-libur-terkait-corona
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Jakarta - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengaitkan revisi kalender
nasional dengan penanganan virus Corona yang mewabah di Tanah Air. Apa
hubungannya? Presiden KSPI Said Iqbal menyebut revisi kalender nasional dengan
penambahan 4 hari libur itu berdasar pertimbangan ekonomi dan pariwisata yang
menurun karena virus Corona. Tambahan libur 4 hari itu disebut Said agar masyarakat
dapat bepergian untuk berwisata.
"Ya mereka (pemerintah) kan alasannya ekonomi akibat Corona turun. Anda lihat di
Bali aja sudah banyak dirumahkan, di Batam pelabuhannya kosong, semua akibat dari
Corona. Nah, cara naikinnya gimana ? Supaya yang libur ini kan diharapkan pergi
wisata," ujar Said di Sari Pan Pacific Hotel, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa
(10/3/2020)
"Oleh karena itu, kalau ditanya buruh senang libur ya senang senang aja. Tapi secara
produktivitas akan berkurang. Apa akibatnya kalau berkurang produktivitas? Akibatnya
adalah output produksi kan berkurang. Kalau output produksi berkurang nanti
pembagian bonus akan berkurang," imbuh Said.
Said pun menyebut penambahan libur itu tidak diperlukan jika pemerintah lebih
tanggap dalam mendeteksi penyebaran virus Corona. Pencegahan virus Corona disebut
Said bisa dilakukan jauh-jauh hari.
"Seharusnya tidak terjadi penambahan libur itu apabila pemerintah lebih tanggap
mendeteksi Corona. Ini kan pertimbangannya Corona," kata.
"Nah, kalau deteksi tanggap lebih cepat, libur tidak dibutuhkan bilamana penyebab
penyakit Corona bisa ditangkal dicegah dengan berbagai upaya," sambungnya.
Seperti diketahui, pemerintah Republik Indonesia melakukan revisi Hari Libur Nasional
dan Cuti Bersama 2020. Menteri Koordinator PMK Muhadjir Effendy mengatakan Libur
Nasional dan Cuti Bersama di Indonesia direvisi menjadi 24 hari, yang sebelumnya
adalah 20 hari.
"Rapat telah merumuskan menambah 4 hari libur tahun 2020 yang semula telah
ditetapkan 20 hari menjadi 24 hari, yang akan segera ditetapkan dengan surat
keputusan bersama. Tadi sudah ditetapkan, sudah ditandatangani bersama oleh Menteri
Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan MenPAN-RB," ujar Muhadjir di Kemenko PMK,
Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (9/3). (dhn/fjp)
Page 64 of 175.

