Page 69 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 MARET 2020
P. 69
Mereka datang untuk menyuarakan penolakan atas Omnibus Law Rancangan
Undang-undang (RUU) Cipta Kerja.
"Persatuan adalah Gerbang paling konkret menuju kesejahteraan. Kita tunjukan
kepada negara ketika Omnibus Law tetap disahkan kita mogok massal," ungkap
salah seorang orator dari atas mobil komando.
Usai berunjuk rasa di depan Balai Kota, mereka kemudian bergerak ke Jalan Kebon
Sirih tepatnya di depan Gedung DPRD DKI untuk menyampaikan aspirasi yang sama
kepada anggota Dewan.
Selama ini, serikat pekerja mengungkapkan sederet kekhawatiran terhadap
omnibus law RUU Cipta Lapangan Kerja yang sedang dirancang oleh Presiden Joko
Widodo (Jokowi).
Omnibus law dirancang pemerintah dengan meleburkan 1.194 pasal di 82 UU
menjadi satu undang-undang yakni UU Cipta Lapangan Kerja.
Hal yang dikhawatirkan adalah menghilangkan upah minimum, pesangon mengecil,
pengangkatan karyawan tidak jelas, mempermudah masuknya tenaga kerja asing
(TKA) ke Indonesia, yang terakhir adalah jaminan sosial pekerja terancam hilang..
Page 68 of 175.

