Page 26 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 DESEMBER 2019
P. 26
pengusaha nggak punya kredibilitas, belum-belum sudah mengeluh, modal berapa
pun disuntik akan sia-sia. Itulah kuncinya, kredibilitas dan integritas," ujarnya. "UKM
kalau mau berkembang gunakan teknologi dan kolaborasi."
Tawaran kolaborasi ini didengungkan Ronald Walla selama diskusi. Apindo
membuka pintu lebar pada semua penerima penghargaan Paramakarya. Kontan,
semua pengusaha yang hadir menyambut antusias.
Baiq Siti Suriani, produsen olahan rumput laut dari Lombok, Nusa Tenggara Timur,
mengatakan akan menghubungi Apindo usai acara. "Saya harapkan kami terus
dibimbing, bisa kolaborasi dengan Apindo agar makin besar," katanya.
Evalda Cherrys Yandeday, pengusaha garmen Subitu Kreasi Buana dari Papua Barat,
berterima kasih akan mendapat bimbingan dari Kemenaker dan Apindo. Dengan 35
pegawai asli Papua saat ini, ia ingin perusahaan di daerahnya muncul dan menjadi
besar. "Satu yang terpenting, masyarakat tak usah khawatir. Kami di Papua baik-
baik saja. Bantu kami agar usaha kami bisa maju, jadi ikon wisata bahkan hingga
Raja Ampat," ujarnya.
Page 25 of 82.

