Page 31 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 DESEMBER 2019
P. 31
Title APA SAJA SYARAT PENCAIRAN BPJS KETENAGAKERJAAN?
Media Name detik.com
Pub. Date 03 Desember 2019
https://finance.detik.com/moneter/4807685/apa-saja-syarat-pencairan-bp js-
Page/URL
ketenagakerjaan
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - BPJS Ketenagakerjaan ternyata bisa dicairkan dananya. Akan tetapi ada
beberapa syarat pencairan BPJS Ketenagakerjaan, apa saja ya? BPJS
Ketenagakerjaan (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan) adalah
program publik yang memberikan perlindungan bagi tenaga kerja untuk mengatasi
risiko sosial ekonomi tertentu dan penyelenggaraannya menggunakan mekanisme
asuransi sosial.
Menurut Peraturan Pemerintah (PP) No 60 tahun 2015 yang mulai berlaku sejak 1
september 2015 bahwa saldo JHT bisa diambil 10%, 30% hingga 100% tanpa harus
menunggu usia kepesertaan 10 tahun atau peserta minimal berumur 56 tahun
seperti yang tertera di peraturan sebelumnya Peraturan Pemerintah (PP) No 46
tahun 2015.
Lalu apa saja syarat pencairan BPJS Ketenagakerjaan? 1. Pencairan 10 persen dan
30 persen Persyaratan pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan 10% dan 30%
syaratnya antara lain: - Peserta minimal sudah bergabung selama 10 tahun dan
peserta masih aktif bekerja di perusahaan.
- Fotokopi kartu BPJS TK/Jamsostek dengan membawa yang asli.
- Fotokopi KTP atau Paspor Peserta dengan menunjukkan yang asli.
- Fotokopi KK (Kartu Keluarga) dengan menunjukkan yang asli. Surat keterangan
masih aktif bekerja dari perusahaan.
- Buku Rekening Tabungan.
- Sementara itu, untuk mencairkan saldo JHT 30% hanya perlu menambahkan
dokumen perumahan.
2. Pencairan 100% Cara mencairkan BPJS Ketenagakerjaan 100% antara lain: -
Sudah berhenti bekerja (PHK/resign).
- Kartu Jamsostek/BPJS Ketenagakerjaan.
- Paklaring (Surat pengalaman bekerja/surat keterangan sudah berhenti bekerja).
- KTP atau SIM.
Page 30 of 82.

