Page 25 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 SEPTEMBER 2021
P. 25
Judul Fakta-Fakta Berakhirnya Program Kartu Prakerja di 2021
Nama Media merdeka.com
Newstrend Kartu Pra Kerja
Halaman/URL https://www.merdeka.com/uang/fakta-fakta-berakhirnya-program-
kartu-prakerja-di-2021.html
Jurnalis Merdeka
Tanggal 2021-09-24 06:00:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Louisa Tuhatu (Head of Communication PMO Kartu Prakerja) Pengumuman hasil
seleksi gelombang 21 akan dilakukan malam ini pukul 20.00 WIB
negative - Louisa Tuhatu (Head of Communication PMO Kartu Prakerja) Gelombang 21 ini adalah
gelombang terakhir sesuai dengan alokasi budget semester II 2021 sebesar Rp 21,2 triliun
negative - Louisa Tuhatu (Head of Communication PMO Kartu Prakerja) Kuota Kartu Prakerja
Gelombang 21 adalah 754.929 orang yang berasal dari sisa kuota anggaran semester II Rp 10
triliun, dan dari anggaran Rp 1,2 triliun yang ditambahkan
positive - Louisa Tahutu (Head of Communication Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja)
Fitur ini dapat dimanfaatkan oleh mereka yang sudah menjadi penerima Kartu Prakerja maupun
mereka yang memiliki akun tapi belum lolos seleksi gelombang
positive - Louisa Tuhatu (Head of Communication PMO Kartu Prakerja) Untuk saat ini kami
bekerjasama dengan 2 job platform yaitu jobs.id dan karir.com
positive - PMO (None) Selain itu juga bisa memberi informasi kepada penerima Kartu Prakerja
mengenai pelatihan yang perlu mereka ambil untuk meningkatkan daya saing mereka
Ringkasan
Program Kartu Prakerja untuk 2021 telah berakhir. Seperti diketahui, dalam rangka penanganan
pandemi covid-19 di bidang perlindungan sosial, pemerintah menyalurkan berbagai bantuan
untuk masyarakat terdampak pandemi, salah satunya Program Kartu Prakerja. Program Kartu
Prakerja adalah program pengembangan kompetensi kerja dan kewirausahaan berupa bantuan
biaya yang ditujukan untuk pencari kerja, pekerja yang terkena PHK, atau pekerja yang
membutuhkan peningkatan kompetensi, termasuk pelaku usaha mikro dan kecil.
24

