Page 172 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 MEI 2020
P. 172
Ida juga mendorong ALMM untuk meningkatkan kerja sama dengan organisasi
Internasional dan negara mitra ASEAN untuk menghasilkan rekomendasi kebijakan
untuk pemulihan krisis jangka pendek dan perencanaan pemulihan jangka
menengah dan jangka panjang, dalam upaya mengembalikan stabilitas perkonomian
termasuk menjaga keberlanjutan rantai pasok di kawasan ASEAN.
"Mengimbau Senior Labour Official Meeting (SLOM) untuk melakukan re-focusing
dan re-targeting aktivitas-aktivitas ASEAN sektor ketenagakerjaan, agar lebih fokus
pada pemulihan ekonomi paska pandemik, diantaranya sektor pariwisata,
perhotelan, manufaktur dan sektor jasa lainnya," ujar Ida.
Dalam kesempatan tersebut, ia menyatakan kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah
ASEAN Labour Ministers Meeting (ALMM) ke-26, akhir Oktober hingga awal
November 2020 di Jakarta.
"Pelaksanaan ALMM ke-26 yang akan datang tetap akan mempertimbangkan kondisi
perkembangan penyebaran Covid-19, " katanya.
Sementara itu, Dato Lim Jock Hoi mengatakan, dampak pandemi Covid-19 sangat
signifikan terhadap perekonomian negara-negara ASEAN. Bahkan rantai pasok dan
pasar kerja juga mengalami disrupsi.
"Sektor-sektor paling terdampak diantaranya sektor travel, pariwisata, perhotelan,
manufaktur dan sektor jasa lainnya, " katanya.
Dato Lim menambahkan, berdasarkan laporan ILO, akibat Covid-19 hampir 1,6
miliar pekerja informal di dunia, ekonominya telah terdampak dan pendapatannya
menurun hingga 60 persen.
"Bagi pekerja tersebut, berhenti bekerja atau bekerja di rumah adalah bukan suatu
pilihan karena itu menghilangkan penghasilan mereka, " kata.
Dato menambahkan, estimasi data ILO, sekitar 68 persen pekerja di dunia,
termasuk 81 persen pengusaha atau pelaku usaha telah terdampak Covid-19.
Page 171 of 231.

