Page 212 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 MEI 2020
P. 212

Title          PERUSAHAAN DI DIY DIMINTA TETAP BAYAR THR 35.252 BURUH YANG DIRUMAHKAN
               Media Name     jogja.antaranews.com
               Pub. Date      14 Mei 2020
                              https://jogja.antaranews.com/berita/426076/perusahaan-di-diy-diminta-t etap-bayar-thr-
               Page/URL
                              35252-buruh-yang-dirumahkan
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive













               Yogyakarta - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Daerah Istimewa
               Yogyakarta (DIY) meminta perusahaan di wilayah setempat tetap membayarkan
               Tunjangan Hari Raya (THR) bagi 35.252 buruh atau pekerja yang dirumahkan.

               "Mereka tetap berhak mendapat THR. Ini berdasarkan arahan dari Menakertrans
               RI," kata Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Perlindungan Tenaga Kerja
               Disnakertrans DIY Ariyanto Wibowo saat dihubungi di Yogyakarta, Kamis.


               Menurut Wibowo, berdasarkan data terakhir yang dimiliki Disnakertrans DIY
               sebanyak 35.252 buruh dari 1.023 perusahaan berstatus dirumahkan dan sebanyak
               1.710 pekerja/buruh dari 37 perusahaan terkena PHK.

               Ia mengatakan apabila ribuan buruh tersebut sama sekali tidak mendapatkan THR
               dari perusahaan, bisa mengadu ke Posko THR di Disnakertrans DIY.

               "Kalau perusahaannya sama tentu perwakilan saja dan posko pengaduan bisa
               dilayani di kabupaten/kota sesuai wilayah perusahaan dengan menerapkan 'social
               distancing' tentunya," kata dia.

               Sebaliknya, pihaknya juga mempersilakan bagi pengusaha yang ingin berkonsultasi
               terkait THR.

               Kendati dalam kondisi Pandemi COVID-19, ia menegaskan bahwa perusahaan tetap
               wajib membayarkan THR untuk seluruh pekerja atau karyawan, tak terkecuali yang
               berstatus dirumahkan.

               Di tengah kondisi Pandemi COVID-19 seperti saat ini, ia berharap pengusaha dan
               buruh bisa saling memahami. Berdasarkan Surat Edaran (SE) Menaker, besaran dan
               waktu pemberian THR dapat mengacu kesepakatan antara pengusaha dengan pihak
               pekerja.


               "Kondisi pandemi seperti saat ini harus ada kesepakatan kedua belah pihak,
               mengenai besaran dan waktunya. Ada 'rembukan' yang sama-sama disepakati,"
               kata dia.






                                                      Page 211 of 231.
   207   208   209   210   211   212   213   214   215   216   217