Page 119 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 MARET 2020
P. 119

dan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) terus melakukan
               langkah-langkah terkait pelindungan kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI). Teguh
               mengatakan penghentian sementara pengiriman pekerja migran ini akan dituangkan
               dalam Surat Keputusan (SK) Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) sebagai langkah
               pencegahan penyebaran virus Corona.

               "Untuk SK tersebut sedang disusun Kemnaker, pemerintah berencana akan
               melakukan penghentian sementara, sehubungan adanya pandemi virus Corona atau
               COVID-19 dan menyikapi kebijakan dari negara penempatan," ucapnya.

               Dalam rapat tersebut, Teguh memaparkan data pekerja migran yang bekerja di
               beberapa negara penempatan yang kemungkinan terkena dampak dari kebijakan
               penghentian sementara ini. Akan tetapi, data tersebut tidak disampaikan ke publik
               untuk melindungi data privasi pekerja migran.

               Selain itu, BP2MI melakukan penempatan pekerja migran ke negara terdampak
               Corona. Adapun beberapa negara penempatan pekerja migran, seperti Malaysia,
               Korea Selatan, Siangapura, dan Tawian, sudah menerbitkan nota dan kebijakan
               untuk mengantisipasi pandemi virus Corona atau COVID-19.


               "BP2MI terus  concern  terhadap isu COVID-19 ini, dan juga intens berkoordinasi
               dengan negara-negara perwakilan untuk menyikapi langkah-langkah yang harus
               diantisipasi dan dilakukan untuk memberikan pelindungan dan rasa aman, tenang
               kepada kepada PMI," jelasnya.

               Berdasarkan data penempatan pekerja migran Indonesia yang tercatat dalam
               Sistem Komputerisasi Tenaga Kerja Luar Negeri (SISKOTKLN) BP2MI, jumlah
               pekerja migran yang bekerja di Malaysia sejak 2018 hingga Januari 2020 sebanyak
               21.486, Taiwan sebanyak 17.222 PMI, Hong Kong sebanyak 17.013 PMI, Singapura
               4.681 PMI, dan Saudi Arabia 1.738 PMI. Para PMI tersebut bekerja pada sektor
               domestic worker  ,  caregiver  ,  plantation worker  , operator,  worker  , dan sektor
               lainnya.


               Sedangkan jumlah penempatan PMI program kerja sama pemerintah Government to
               Government (G to G) Jepang pada 2018 Maret 2020 di sektor  nurse  dan  care
               worker  sebanyak 990 PMI. Untuk program penempatan pemerintah G to G Korea
               Selatan sebanyak 13.617 PMI yang bekerja pada sektor manufaktur dan perikanan.

               (yld/hri)



















                                                      Page 118 of 142.
   114   115   116   117   118   119   120   121   122   123   124