Page 12 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 MARET 2020
P. 12
para pekerja mendapatkan upah yang sesuai (atau lebih baik) dari standar hidup
layak, jaminan keberlangsungan kerja, ketenangan, kenyamanan bekerja, dan
penghargaan atas masa kerja.
"Tentu masih ada kepentingan lain, tetapi jika ini tercukupi, iklim usaha secara
umum akan kondusif," ujarnya.
Pada saat ini, draf RUU Omnibus Law Cipta Kerja sudah diserahkan pemerintah
kepada DPR. Selama berada di lembaga legislatif, Setia meminta agar pemangku
kepentingan dapat mengeksplorasi pendapat masyarakat, sebab banyak
kepentingan masyarakat yang harus diakomodir.
Setia menilai bahwa banyak kepentingan yang harus diselamatkan, mengingat
kebutuhan adanya aturan itu sangat mendesak. Ia pun berharap agar RUU ini
secepatnya dipikirkan dengan proses tidak grasak-grusuk.
Sehubungan dengan hal tersebut, Setia mengingatkan untuk mewaspadai adanya
"penumpang gelap", mengingat banyaknya pihak yang memiliki kepentingan
masing-masing dan berpotensi menunggangi.
"Penumpang gelap itu sebenarnya bukan siapa saja, bukan siapa-siapa, tetapi bisa
siapa saja," ujarnya.
Untuk itu, Setia menambahkan, agar RUU Omnibus Law Cipta Kerja dibuka ke publik
secara transparan sehingga tidak mudah ditunggangi oleh kepentingan segelintir
pihak.
"Ini membuat gejolak di masyarakat akibat ketidakpahaman atau substansi undang-
undang tersebut dianggap mengancam kepentingan sana-sini. Dalam proses ini
dilakukan secara terang benderang," tambahnya.
Page 11 of 142.

