Page 15 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 MARET 2020
P. 15

Title          BURUH ABSEN GARA-GARA CORONA TETAP DIGAJI FULL?
               Media Name     detik.com
               Pub. Date      18 Maret 2020
                              https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/4943398/buruh-absen-ga ra-gara-corona-
               Page/URL
                              tetap-digaji-full
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive








               Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah meminta seluruh kepala daerah memastikan
               buruh tetap menerima upah penuh ketika berhalangan kerja karena dikategorikan
               orang dalam pemantauan (ODP) virus corona (Covid-19).

               Hal itu disampaikan melalui Surat Edaran (SE) Menaker Nomor M/3/HK.04/III/2020
               tentang Perlindungan Pekerja/Buruh dan Kelangsungan Usaha Dalam Rangka
               Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19.

               "Bagi pekerja/buruh yang dikategorikan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP)
               terkait Covid-19 berdasarkan keterangan dokter sehingga tidak masuk kerja paling
               lama 14 hari atau sesuai standar Kementerian Kesehatan, maka upahnya dibayarkan
               secara penuh," kata Ida dalam keterangan pers, Jakarta, Selasa (17/3/2020).

               Dalam SE tersebut, Ida meminta para gubernur melaksanakan perlindungan
               pengupahan bagi pekerja terkait pandemi Covid-19, serta mengupayakan
               pencegahan, penyebaran, dan penanganan kasus terkait virus tersebut di
               lingkungan kerja.

               Dia menegaskan, pekerja yang dikategorikan kasus suspek Covid-19 dan
               mengharuskan mereka dikarantina atau diisolasi menurut keterangan dokter,
               upahnya dibayarkan secara penuh selama menjalani masa karantina.

               "Bagi pekerja/buruh yang tidak masuk kerja karena sakit Covid-19 dan dibuktikan
               dengan keterangan dokter, maka upahnya dibayarkan sesuai peraturan perundang-
               undangan," jelasnya.

               Lalu bagaimana karyawan yang kerja dari rumah (work from home/WFH) imbas
               corona?

               Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyadari adanya perusahaan yang
               membatasi kegiatan usaha karena kebijakan pemerintah daerah untuk pencegahan
               dan penanggulangan Covid-19.

               Hal itu menyebabkan sebagian atau seluruh pekerja tidak masuk kerja alias bekerja
               dari rumah. Dengan mempertimbangkan kelangsungan usaha maka perubahan
               besaran dan cara pembayaran upah mereka dilakukan sesuai kesepakatan
               pengusaha dengan buruh.



                                                       Page 14 of 142.
   10   11   12   13   14   15   16   17   18   19   20