Page 139 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 MARET 2020
P. 139
Title LUHUT BINSAR: 49 TKA TIONGKOK MASUK DI SULTRA SESUAI PROSEDUR
Media Name mediaindonesia.com
Pub. Date 18 Maret 2020
https://mediaindonesia.com/read/detail/297489-luhut-binsar-49-tka-tion gkok-masuk-di-
Page/URL
sultra-sesuai-prosedur
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
SEBANYAK 49 tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok lewat Bandar Udara Haluoleo,
Sulawesi Tenggara pada Minggu (15/3), yang videonya viral beberapa waktu lalu,
sudah sesuai prosedur.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan
dalam video conference menjelaskan pemerintah telah menggelar rapat mengenai
masalah tersebut dan mendapati bahwa 49 TKA dari Tiongkok itu mendapatkan visa
sebelum adanya larangan masuknya kunjungan dari Tiongkok ke Indonesia.
"Tadi kami baru rapat mengenai ini. Jadi kita jangan besar-besarkan dulu. Kita
luruskan proporsional. Jadi yang 49 orang itu mendapat visa 211A pada 14 Januari
2020, sebelum kita membuat larangan Tiongkok masuk ke Indonesia," katanya, di
Jakarta, Rabu (18/3).
TKA Tiongkok di Kendari Pada Februari 2020, pemerintah mengeluarkan Peraturan
Menteri Hukum dan HAM Nomor 7 Tahun 2020 tentang Pemberian Visa dan Izin
Tinggal dalam Upaya Pencegahan Masuknya Virus Corona untuk meminimalkan
potensi kerugian dan masalah akibat covid-19, khususnya mengenai larangan masuk
atau transit pendatang (travelers) dari delapan negara.
Sementara larangan khusus terkait Tiongkok diatur dalam Peraturan Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No 3 Tahun 2020 tentang Penghentian
Sementara Bebas Visa Kunjungan, Visa Kunjungan saat Kedatangan ( Visa on
Arrival ) dan Pemberian Izin Tinggal Keadaan Terpaksa bagi Warga Negara RRT
yang juga baru dikeluarkan pada Februari.
TKA Asal Tiongkok Langgar Prosedur "Jadi tidak ada yang dilanggar di situ. Ada
sedikit mungkin, masalah administrasi teknis antara 211A dan 211B. Nah sekarang
mereka masih dikarantina di Kendari. Ya biar saja dikarantina dulu dua minggu.
Nanti kita lihat lagi, tapi tidak ada prosedur ilegal di sini," katanya.
Luhut menjelaskan penegasan soal tidak adanya prosedur ilegal yakni karena 49
TKA tersebut mengajukan visa legal di Kedutaan Besar Republik Indonesia di
Beijing.
Page 138 of 142.

