Page 33 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 MARET 2020
P. 33
Title PEMPROV SULTRA KARANTINA 49 TKA CHINA DI PABRIK TAMBANG
Media Name cnnindonesia.com
Pub. Date 18 Maret 2020
https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200318103241-20-484422/pemprov -sultra-
Page/URL
karantina-49-tka-china-di-pabrik-tambang
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara mengarantina 49 tenaga kerja asing (TKA)
asal China di lokasi pabrik tambang, di Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi
Tenggara.
Juru bicara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara Syaifullah mengatakan karantina
yang dilakukan kepada 49 WN China itu sebagai langkah antisipasi penyebaran virus
corona (Covid-19).
"Dikarantina selama 14 hari di Morosi. Ini antisipasi penyebaran wabah corona di
Sultra," kata Syaifullah, Selasa (17/3).
Proses karantina 49 WN China ini bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan,
Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara dan Direktur Bahteramas.
Syaifullah mengaku pihaknya belum bisa memutuskan apakan akan memulangkan
puluhan WN China yang akan menjadi Tenaga Kerja Asing (TKA) di Indonesia ke
negaranya.
"Sekarang ini pemerintah antisipasi corona. Pemerintah Provinsi Sultra tak
gencarnya tindak lanjuti Kepres Nomor 7 Tahun 2020," tuturnya.
Meskipun demikian, kata Syaifullah, Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi juga
mengimbau kepada UPTD Bandara di Sulawesi Tenggara untuk mengecek kondisi
seluruh penumpang dengan thermo scener.
Pria yang juga menjabat Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sulawesi
Tenggara ini menjelaskan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 7 Tahun 2020
tentang Gugus Tugas Percepatan Penangan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19),
diputuskan WNA tak boleh masuk Indonesia, termasuk Sulawesi Tenggara.
"Dihentikan sementara (kedatangan TKA) dalam rangka antisipasi virus corona ini,"
ujarya.
Sebelumnya, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM
Sulawesi Tenggara Sofyan mengatakan 49 WN China tiba di Bandara Haluoleo,
Kendari, pada Minggu (15/3) sekira pukul 20.00 WITA.
Page 32 of 142.

