Page 11 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 SEPTEMBER 2021
P. 11
PEKERJA MIGRAN ASAL CIANJUR DITEMUKAN SETELAH HILANG KONTAK 17
TAHUN DI KUWAIT
Pekerja migran Indonesia asal Cianjur, Jawa Barat, atas nama Yeti binti Emen, yang hilang
kontak dengan keluarga sejak 17 tahun terakhir, akhirnya ditemukan dan dapat berhubungan
kembali dengan anak semata wayangnya Repi Nurhayati yang ditinggal saat umur tiga tahun.
Ketua Astakira Pembaharuan Cianjur, Ali Hildan di Cianjur, Senin, mengatakan setelah
pemberitaan di berbagai media, sejumlah instansi terkait di pusat dan kedutaan besar di Kuwait
berusaha mencari keberadaan Yeti, hingga akhirnya dapat ditemukan dan berkomunikasi dengan
keluarga di Cianjur. "Berkat upaya bersama termasuk teman-teman jurnalis, instansi terkait di
pusat, hingga Kedutaan Besar Indonesia di Kuwait, berhasil menemukan keberadaan Yeti dalam
kondisi sehat dan sudah berkomunikasi dengan anaknya, " kata Ali.
Pihaknya ungkap dia, akan mengawal kepulangan Yeti hingga berkumpul kembali dengan
anaknya di Cianjur, termasuk mengawal haknya jika belum terpenuhi. "Kami berharap Yeti yang
berangkat tahun 2004 itu, dapat segera dipulangkan, " katanya.
Anak pekerja migran Indonesia Repi Nurhayati, mengatakan sempat tidak percaya mendapat
kabar dari orang yang mengaku dari kedutaan yang menyebutkan telah menemukan keberadaan
ibunya yang sejak usia 3 tahun sudah berangkat ke luar negeri. Bahkan dia sempat melihatkan
foto ayahnya yang sudah meninggal beberapa tahun lalu.
"Ibu langsung menyebut nama ayah dan nama saya. Setelah 17 tahun, saya akhirnya dapat
melihat kembali wajah ibu. Rencananya lebaran tahun depan, ibu sudah berencana untuk
pulang. Ibu kehilangan kontak dengan keluarga karena tidak punya nomor telepon untuk
dihubungi, " katanya.
Sementara Kepala Bidang Penempatan Perlindungan Tenaga Kerja Disnakertrans Cianjur, Ricky
Ardi Hikmat, mengatakan pihaknya akan segera memproses pemulangan TKI Yeti yang telah
hilang kontak selama belasan tahun, saat ini dalam kondisi sehat untuk segera pulang ke Cianjur.
"Kita akan bantu proses kepulangannya, berkat kerja sama semua pihak, akhirnya Yeti yang
berangkat secara resmi tahun 2004, akhirnya ditemukan. Secepatnya akan kita pulangkan, "
katanya.
10

