Page 136 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 SEPTEMBER 2021
P. 136
Antusiasme ini diharapkan memiliki dampak positif dalam menapaki masa depan Indonesia yang
terbebas dari Covid-19. Dengan demikian para pekerja dapat lebih produktif dalam bekerja dan
bersama-sama membangun perekonomian Indonesia yang lebih baik.
Untuk kegiatan vaksinasi kali ini, BPJAMSOSTEK menyediakan sebanyak 2.000 dosis vaksin untuk
dua tahap vaksinasi dengan jenis vaksin Astrazeneca. Kegiatan pemberian vaksinasi ini dimulai
pada pukul 8 pagi hingga 3 sore di One Belpark Mall, Jakarta Selatan, Sabtu (4/9).
Pramudya memandang kegiatan vaksinasi ini penting untuk dilakukan bukan hanya sebagai
bentuk dukungan kepada pemerintah tapi juga bentuk kepedulian BPJAMSOSTEK kepada
masyarakat, khususnya para pekerja.
"Setelah menerima vaksin, bukan berarti bisa bebas seperti masa sebelum pandemi, tapi tetap
harus menjaga prokes (prosedur kesehatan) sebagai upaya pertahanan diri sendiri, dan orang
lain," imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Plt. Walikota Jakarta Selatan, Isnawa Adji, yang
menyampaikan rasa terima kasih kepada BPJAMSOSTEK karena turut mendukung program
pemerintah sebagai strategi percepatan herd immunity, khususnya di Jakarta.
Isnawa Adji mengatakan, dari 1,7 juta warga Jakarta Selatan sudah 65% menerima vaksinasi.
Ada dua strategi yang kami lakukan untuk mencapai herd immunity.
"Pertama membuka sentra vaksinasi dan vaksinasi dinamis, yaitu kita mendatangi warga door to
door untuk melakukan vaksinasi," tuturnya.
Lebih lanjut Pramudya mengatakan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait
dalam melakukan kegiatan vaksinasi, tentunya dengan melihat ketersediaan dosis vaksin di
berbagai daerah.
"Ini merupakan titik ke-18 kegiatan Vaksinasi Bersama BPJAMSOSTEK diselenggarakan dalam
kurun waktu lebih kurang satu bulan, dan akan terus kami lakukan secara merata. Semoga
persediaan dosis vaksin di daerah lain masih mencukupi dan kami akan terus melakukan
koordinasi agar masyarakat bisa mendapatkan vaksin," jelasnya.
Seperti diketahui, vaksinasi ini merupakan sebuah upaya yang sangat penting bagi pekerja agar
mendapatkan perlindungan diri terhadap kemungkinan terpapar oleh Covid-19, namun bukan
berarti tidak bisa terpapar. Setidaknya jika sudah divaksinasi pekerja sudah memiliki imunitas
yang dapat membantu meringankan gejala yang diderita, atau bahkan tanpa memiliki gejala
sama sekali, serta meminimalisir potensi terjadinya kejadian yang fatal.
Bersamaan dengan kegiatan ini, BPJAMSOSTEK juga sekaligus menyerahkan santunan Jaminan
Kecelakaan Kerja (JKK) meninggal dunia pada ahli waris pekerja. Jumlah santunan JKK yang
disampaikan kepada ahli waris pekerja mencapai lebih dari Rp1 milyar dan diharapkan dapat
membantu keluarga yang ditinggalkan.
Pramudya mengucapkan terima kasih kepada Walikota Jakarta Selatan atas koordinasi yang apik
dalam pelaksanaan kegiatan ini, dan berharap kegiatan vaksinasi hari ini berjalan lancar dan
mampu mencapai tujuan utamanya yaitu mengendalikan penyebaran Covid-19.
"Semoga tujuan mulia ini dapat segera dicapai agar masyarakat pekerja dan keluarganya terjaga
dari Covid-19 dan bisa kembali fokus merajut asa dan meraih cita," tutup Pramudya.
(*).
135

