Page 44 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 SEPTEMBER 2021
P. 44

dari kategori BPU hanya 19.426 orang," kata Kepala BPJamsostek Purwakarta -Subang, Aditiarsih
              Destriani, Senin, 6 September 2021.


              TERDAMPAK PANDEMI COVID-19, PESERTA MANDIRI BANYAK KELUAR DARI
              BPJAMSOSTEK

              Peserta  bukan  penerima  upah  (BPU)  lebih  banyak  yang  keluar  dari  Badan  Penyelenggara
              Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Cabang Purwakarta, dibandingkan peserta yang
              masuk. Data tersebut tercatat selama Januari-September 2021.

              Peserta  BPU  atau  mandiri  yang  keluar  selama  periode  tersebut  mencapai  30.313  orang.
              "Sedangkan untuk peserta yang masuk dari kategori BPU hanya 19.426 orang," kata Kepala
              BPJamsostek Purwakarta -Subang, Aditiarsih Destriani, Senin, 6 September 2021.
              Kondisi sebaliknya terjadi di kategori penerima upah (PU) atau pekerja di perusahaan. Destri
              mencatat sebanyak 35.493 orang keluar sebagai peserta. Namun, jumlah peserta baru yang
              mendaftar jauh lebih banyak mencapai 42.708 orang Banyaknya peserta yang keluar dengan
              mencairkan klaim Jamsostek mereka dinilai sebagai dampak dari pandemi Covid-19 . "Namun,
              angka tersebut tidak bisa dijadikan patokan banyaknya pekerja yang di-PHK," kata Destri.

              Hari Pelanggan Nasional Ia mengaku terus berusaha mengajak masyarakat untuk mendaftar
              program  BPJamsostek.  Salah  satunya  dengan  meningkatkan  pelayanan  di  kantornya
              memanfaatkan momentum Hari Pelanggan Nasional 2021.

              Pengunjung  Kantor  BPJamsostek  Purwakarta  mendapatkan  sambutan  khusus  pada  hari  itu.
              "Pada masa pandemi Covid-19 ini, kami masih melayani masyarakat yang datang langsung ke
              kantor," kata Destri.
              Meskipun  membuka  pelayanan  langsung,  Destri  tetap  membatasi  jumlah  pengunjung  di
              kantornya.  Petugas  juga  mengatur  antrean  pengunjung  dan  memintanya  mengikuti  protokol
              kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

              Pengunjung sudah disambut dengan dekorasi dedaunan yang rimbun di pintu masuk kantor.
              Suasana yang serba hijau menimbulkan sensasi menyejukkan di tengah cuaca yang panas saat
              itu.

              Para pimpinan termasuk Destri bahkan turun langsung menyapa dan melayani para pengunjung
              yang datang. "Khusus untuk hari ini kami juga membagikan souvernir dan snack kepada para
              pengunjung," ujarnya.

              Dibandingkan sebelum pandemi Covid-19, jumlah pengunjung yang dilayani di kantor cabang
              saat ini memang jauh berkurang. Kepala Bidang Pelayanan BPJamsostek Purwakarta -Subang,
              Muhammad Rifai Siregar mengakui pelayanan kini lebih diarahkan secara daring.

              "Dari 180-200 orang yang kami layani dalam sehari, ada sekitar 50 orang yang masih dilayani di
              kantor," kata Rifai. Salah satu pelayanan yang dilakukan langsung di kantor biasanya adalah
              klaim Jaminan Kematian.

              Selain keperluan itu, petugas akan mengarahkan pengunjung untuk mengakses laman resmi
              atau aplikasi selular BPJamsostek. Menurutnya, cara tersebut akan lebih memudahkan peserta.

              Rifai mengakui masih banyak hal yang perlu ditingkatkan dalam proses pelayanan secara daring
              hingga saat ini. "Pada awalnya, memang banyak masyarakat yang kaget dengan perubahan
              layanan langsung ke cara online. Tapi, sekarang sudah mulai terbiasa," katanya.

                                                           43
   39   40   41   42   43   44   45   46   47   48   49