Page 61 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 SEPTEMBER 2021
P. 61

RIBUAN PEKERJA MIGRAN ASAL SAMPANG PULANG KAMPUNG SELAMA PANDEMI

              Sebanyak 3.440 orang pekerja migran Indonesia asal Kabupaten Sampang, Jawa Timur, yang
              bekerja di sejumlah negara, pulang ke tempat asalnya di Pulau Madura itu selama pandemi
              COVID-19.

              "Data jumlah TKI sebanyak 3.440 pekerja migran asal Sampang yang pulang ini sejak pandemi
              COVID-19  berlangsung  hingga  4  September  2021,"  kata  Pelaksana  Tugas  Kepala  Bidang
              Penempatan  dan  Pengembangan  Tenaga  Kerja  pada  Dinas  Penanaman  Modal  Pelayanan
              Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kabupaten Sampang Agus Sumarso, Senin.

              Para  pekerja  migran  asal  Kabupaten  Sampang  itu,  kebanyakan  dari  wilayah  Pantai  Utara
              (Pantura) Sampang, seperti Banyuates, dan Kecamatan Ketapang, Sampang.

              Mereka bekerja di sejumlah negara, seperti Malaysia, Singapura, Taiwan dan sebagian di Arab
              Saudi.

              Ia menuturkan, para pekerja migran ini kebanyakan bekerja di sektor informal, seperti asisten
              rumah tangga, kuli bangunan dan sopir angkutan umum serta sopir pribadi keluarga.

              "Umumnya  mereka  yang  pulang  itu,  karena  masa  kontraknya  telah  habis,"  kata  Agus,
              menjelaskan.

              Selain itu, ada juga yang terpaksa pulang akibat pandemi COVID-19, karena di masa pandemi
              seperti sekarang ini, banyak pekerja migran yang tidak bekerja.

              "Daripada nganggur di negara orang lain tidak ada pekerjaan, mereka memilih untuk pulang,
              karena biaya hidup di luar negeri sana jauh lebih mahal dibanding di sini," kata Agus.

              Agus Sumarso menjelaskan para pekerja migran yang pulang ini, melalui proses pemeriksaan
              kesehatan  ketat  dengan  menjalani  dua  kali  isolasi,  yakni  oleh  Disnaker  Pemprov  Jatim  di
              Surabaya dan oleh Disnaker Pemkab Sampang.
              Saat  tiba  di  Bandara  Internasional  Juanda  di  perbatasan  Surabaya,  para  pekerja  migran  ini
              langsung dijemput oleh tim Satgas COVID-19 Pemprov Jatim dan diisolasi di asrama Haji Sukolilo
              selama dua hari.

              Disnakertrans Jawa Timur selanjutnya akan menghubungi Pemkab Pamekasan untuk menjemput
              para pekerja migran asal Kabupaten Sampang tersebut.

              "Disini,  mereka  diisolasi  lagi  selama  tiga  hari  untuk  menjalani  serangkaian  pemeriksaan
              kesehatan, termasuk tes antigen," katanya.

              Bagi  PMI  yang  diketahui  negatif  COVID-19,  maka  diperbolehkan  pulang  ke  rumah  asalnya,
              sedangkan yang positif harus menjalani isolasi di rumah sakit hingga sembut.
              Dari total 3.440 pekerja migran asal Sampang yang pulang dari tempat kerjanya di luar negeri
              itu,  sebanyak  lima  orang  di  antaranya  diketahui  positif  COVID-19.  Namun,  saat  ini  yang
              bersangkutan  telah  dinyatakan  sembuh  dan  diperbolehkan  pulang  ke  rumah  asalnya  di
              Kecamatan Banyuates dan Ketapang, Sampang.








                                                           60
   56   57   58   59   60   61   62   63   64   65   66