Page 66 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 SEPTEMBER 2021
P. 66

Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan Naker) Pemkab Sampang Agus Sumarso
              di Sampang, Senin.


              RIBUAN PEKERJA MIGRAN ASAL SAMPANG PULANG SELAMA PANDEMI COVID-19

              Sedikitnya 3.440 pekerja migran Indonesia atau PMI asal Kabupaten Sampang, Jawa Timur yang
              bekerja di sejumlah negara, pulang ke tempat asalnya di Pulau Madura itu selama pandemi
              COVID-19.
              "Data jumlah TKI sebanyak 3.440 PMI asal Sampang yang pulang ini sejak pandemi COVID-19
              berlangsung hingga 4 September 2021," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Penempatan
              dan Pengembangan Tenaga Kerja pada Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu
              dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan Naker) Pemkab Sampang Agus Sumarso di Sampang, Senin.
              Para  pekerja  migran  asal  Kabupaten  Sampang  itu,  kebanyakan  dari  wilayah  Pantai  Utara
              (Pantura) Sampang, seperti Banyuates, dan Kecamatan Ketapang, Sampang.

              Mereka bekerja di sejumlah negara, seperti Malaysia, Singapura, Taiwan dan sebagian di Arab
              Saudi.

              Ia  menuturkan,  para  PMI  ini  kebanyakan  bekerja  di  sektor  informal,  seperti  asisten  rumah
              tangga, kuli bangunan dan sopir angkutan umum serta sopir pribadi keluarga.

              "Umumnya  mereka  yang  pulang  itu,  karena  masa  kontraknya  telah  habis,"  kata  Agus,
              menjelaskan.

              Selain itu, ada juga yang terpaksa pulang akibat pandemi COVID-19, karena di masa pandemi
              seperti sekarang ini, banyak PMI yang tidak bekerja.

              "Daripada nganggur di negara orang lain tidak ada pekerjaan, mereka memilih untuk pulang,
              karena biaya hidup di luar negeri sana jauh lebih mahal dibanding di sini," kata Agus.

              Plt  Kabid  Pengembangan  Tenaga  Kerja  DPMPTSP  dan  Naker  Agus  Sumarso  ini  lebih  lanjut
              menjelaskan, para PMI yang pulang ini, melalui proses pemeriksaan kesehatan ketat dengan
              menjalani dua kali isolasi, yakni oleh Disnaker Pemprov Jatim di Surabaya dan oleh Disnaker
              Pemkab Sampang.

              Saat  tiba  di  Bandara  Internasional  Juanda  di  perbatasan  Surabaya,  para  PMI  ini  langsung
              dijemput oleh tim Satgas COVID-19 Pemprov Jatim dan diisolasi di asrama Haji Sukolilo selama
              dua hari.

              Disnakertrans Jawa Timur selanjutnya akan menghubungi Pemkab Pamekasan untuk menjemput
              para PMI asal Kabupaten Sampang tersebut.
              "Disini,  mereka  diisolasi  lagi  selama  tiga  hari  untuk  menjalani  serangkaian  pemeriksaan
              kesehatan, termasuk tes antigen," katanya.

              Bagi  PMI  yang  diketahui  negatif  COVID-19,  maka  diperbolehkan  pulang  ke  rumah  asalnya,
              sedangkan yang positif harus menjalani isolasi di rumah sakit hingga sembut.

              Dari total 3.440 PMI asal Sampang yang pulang dari tempat kerjanya di luar negeri itu, sebanyak
              lima diantaranya diketahui positif COVID-19, namun saat ini yang bersangkutan telah dinyatakan
              sembuh  dan  telah  diperbolehkan  pulang  ke  rumah  asalnya  di  Kecamatan  Banyuates  dan
              Kecamatan Ketapang, Sampang.

                                                           65
   61   62   63   64   65   66   67   68   69   70   71