Page 76 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 SEPTEMBER 2021
P. 76
Sepanjang kelengkapan syarat-syarat administrasinya terpenuhi, yang bersangkutan bisa
mengambil hak-haknya. "Di luar itu, seperti klaim Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan
Kematian (JKM), dan program jaminan lainnya juga tetap berjalan tetapi volumenya relatif kecil,"
lanjutnya.
Di sisi lain, ia juga menyebut hal itu sebagai satu kondisi yang bagus, seperti misalnya JKK.
"Sebab apabila JKK sedikit, berarti para pekerja relatif telah mengedepankan keamanan dan
berupaya jangan sampai terjadi kecelakaan kerja," tegasnya.
Terkit dengan peringatan Hari Pelanggan Nasional, Riadh menyampaikan, BPJS ketenagakerjaan
sebagai operator berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, dalam
hal ini baik peserta maupun calon peserta.
Ia mencontohkan, di tengah situasi pandemi Covid-19 saat ini, BPJS Ketenagakerjaan telah
menyiapkan pelayanan nonfisik, sebagai salah satu upaya untuk membantu menekan risiko
penularan Covid-19.
Jadi peserta bisa mengetahui bahwa untuk mengambil/mengklaim hak-haknya, mendaftar
kepesertaan, maupun mendapatkan pelayanan lainnya, peserta tidak perlu mendatangi kantor
BPJS ketenagakerjaan, tetapi bisa melakukannya secara online dengan memanfaatkan teknologi
digital.
"Maka salah satu manfaat yang kita sampaikan kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan adalah
bisa mengurus, mengambil, dan mendaftar melalui aplikasi-aplikasi yang sudah kita luncurkan,"
lanjut Riadh.
Hal ini diamini Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ungaran, Muslih Hikmat. Menurutnya,
dengan pemanfaatan layanan nonfisik (digital) tersebut sejauh ini tidak ada pelayanan peserta
BPJS Ketenagakerjaan yang tertunda.
Misalnya pengambilan Jaminan Hari Tua (JHT) oleh mereka yang kehilangan pekerjaan akibat
dampak Covid-19 an lain-lainnya. Karena peserta bisa melakukannya cukup dari rumah dan risiko
penularan Covid-19 semakin bisa diminimalkan.
"Karena peserta akan lebih aman, pekerja dan petugas pelayanan di kantor kami aman atau
semuanya insya Allah aman dengan mengurangi pelayanan secara tatap muka," tambahnya.
Di lain pihak, Muhamad Riadh juga menambahkan, momentum hari pelanggan nasional juga
dimanfaatkan oleh BPJS Ketenagakerjaan terus mendorong sosialisasi program baru, berupa
program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) kepada pemangku kepentingan seperti pemerintah
daerah dan pengusaha.
Termasuk menyampaikan manfaat program baru dari BPJS Ketenagakerjaan tersebut kepada
para peserta, yang -apabila--yang bersangkutan sudah terdaftar dalam kepesertaan tetapi terjadi
PHK untuk bisa mendapatkan manfaatnya.
Saat ini sosialisasi tersebut terus disampaikan kepada seluruh stakeholder, peserta maupun calon
peserta akan manfaat program JKP. " Insya Allah, ini akan menjadi salah satu program dari
pemerintah untuk menanggulangi dampak-dampak dari pekerjaan yang terputus," tambahnya.
75

