Page 87 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 DESEMBER 2019
P. 87
Pada Forum Ketenagakerjaan ini, Menaker berkesempatan untuk menyampaikan
pidato kunci. Membuka pidatonya, Menaker Ida Fauziyah menyampaikan apresiasi
dan penghargaannya atas sambutan hangat dan antusiasme para peserta yang
hadir.
Pemerintah Indonesia apresiasi kepada Pemerintah Jepang yang telah
mengeluarkan kebijakan baru terkait regulasi keimigrasian, yaitu residential status
baru bagi Tenaga Kerja Asing (TKA) berketerampilan spesifik yang akan bekerja ke
Jepang. Pemerintah Indonesia juga apresiasi kepada Pemerintah Jepang atas inisiasi
pembentukan kerja sama bilateral bidang ketenagakerjaan yang diimplementasikan
melalui Memorandum of Cooperation (MoC) SSW dan MoC on Technical Intern
Training Program (TITP) yang telah ditandatangani di Jakarta pada tanggal 25 Juni
2019 yang lalu.
Di bawah kerangka SSW, Pemerintah Indonesia menargetkan untuk dapat
memenuhi 20 persen atau 70.000 kebutuhan tenaga kerja Jepang dalam 5 tahun ke
depan untuk 14 sektor industri utama. Sementara untuk program pemagangan,
sejak tahun 1993, Indonesia telah mengirimkan 80.000 orang peserta pemagangan
ke Jepang, di mana saat ini sekitar 60.000 orang telah kembali ke Indonesia dan
20.000 orang masih berada di Jepang. Menutup pidato, Menaker menyampaikan
komitmennya untuk berkoordinasi dan berkomunikasi secara intensif untuk
memastikan kesuksesan implementasi program SSW dan TITP antara kedua negara.
Forum Bisnis Ketenagakerjaan kemudian ditutup dengan sesi parapan oleh Direktur
Pengembangan Pasar Kerja, Kementerian Ketenagakerjaan RI, yang menjelaskan
mengenai perkembangan penyelenggaraan penempatan tenaga kerja terampil dari
Indonesia di Jepang.
Selama kunjungan kerja di Jepang, Menteri Ketenagakerjaan RI juga
berkesempatan untuk bertemu dengan Parliamentary Vice Minister, Ministry of
Health, Labour and Welfare, Y.M. Jimi Hanako dan Parliamentary Vice Minister,
Ministry of Justice, Y.M. Masahisa Miyazaki.
Dalam kedua pertemuan tersebut, Menteri Ketenagakerjaan RI membahas
mengenai upaya penguatan kerja sama bilateral kedua negara di sektor
ketenagakerjaan, khususnya terkait percepatan implementasi penempatan tenaga
kerja terampil (specified skilled workers) asal Indonesia ke Jepang. Selain itu,
Menteri Ketenagakerjaan RI juga direncanakan melakukan peninjauan ke fasilitas
pemagangan di Saitama dan berdialog dengan para peserta program pemagangan
dari Indonesia.
Page 86 of 176.

