Page 108 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 31 DESEMBER 2019
P. 108
keagamaan lainnya serta masyarakat di sekitarnya.
Penentuan kejuruan di BLK Komunitas sudah berdasarkan pada permintaan pihak
penerima bantuan agar tepat sasaran. Disamping itu, penentuan kejuruan ini,
disesuaikan link and match dengan industri yang ada di sekitar BLK Komunitas.
"Kejuruan pelatihan yang dikembangkan harus disesuaikan dengan kebutuhan pasar
kerja lokal dan mendorong minat masyarakat untuk berwirausaha. Sehingga pada
akhirnya dapat menekan angka pengangguran," ujar Joko Widodo seraya
mengarahkan agar mentor, instruktur, maupun pelatih di BLK Komunitas disiapkan
untuk mengajarkan beragam ilmu kejuruan.
"Semoga acara ini menjadi langkah awal untuk turut serta berperan aktif dalam
mempercepat peningkatan kompetensi SDM Indonesia. Saya berharap BLK
Komunitas menjadi tempat awal pembangunan SDM Indonesia unggul dimulai," ujar
Presiden Jokowi.
Sementara Menaker Ida Fauziyah mengungkapkan sebagai tahap awal, pemerintah
sejak tahun 2017 hingga 2019 telah mendirikan 1.113 BLK Komunitas yang tersebar
di lembaga pendidikan keagamaan seperti Ponpes, seminari, dhammasekha, dan
pasraman di seluruh Indonesia.
Menaker Ida Fauziyah menambahkan, program pengembangan BLK Komunitas
merupakan terobosan dari Presiden Joko Widodo dalam peningkatan kompetensi
SDM Indonesia untuk melengkapi soft skill dan pendidikan karakter yang telah
diberikan pada lembaga pendidikan keagamaan dengan tambahan keterampilan
atau hard skill.
"Hadirnya BLK Komunitas di lembaga pendidikan keagamaan, diharapkan santri atau
siswa dari lembaga pendidikan keagamaan tersebut serta masyarakat di sekitarnya
memiliki akses untuk mendapatkan pelatihan ketrampilan kerja yang sesuai dengan
kebutuhan pasar kerja lokal," ujarnya.
Menteri Ida menegaskan selaras dengan kebijakan Presiden RI untuk menjadikan
tahun 2019 dan seterusnya sebagai tahun pengembangan SDM, Kemnaker telah
memfasilitasi masyarakat Indonesia yang ingin mendapatkan keterampilan (skilling),
alih keterampilan (re-skilling), maupun menambah keterampilan (up-skilling) di
instasi pelatihan vokasi yakni di 305 BLK Pemerintah, 5.020 LPKS, 109 Lembaga
Pelatihan K/L lain, 1.799 Training Center (TC) Industri, dan 1.113 BLK Komunitas.
Melalui program bantuan pengembangan BLK Komunitas ini, Menteri Ida
mengatakan bahwa lembaga penerima bantuan mendapatkan bantuan berupa
pembiayaan pembangunan 1 (satu) unit gedung workshop; bantuan peralatan
pelatihan vokasi untuk 1 (satu) kejuruan; bantuan biaya operasional; dan bantuan
biaya untuk melaksanakan 2 paket program pelatihan.
Adapun 10 program pelatihan vokasi yang dikembangkan di BLK Komunitas adalah
Page 107 of 125.

