Page 87 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 FEBRUARI 2020
P. 87

Title          KSPI BERHARAP RUU OMNIBUS LAW SEJAHTERAKAN PEKERJA
               Media Name     mediaindonesia.com
               Pub. Date      01 Februari 2020
                              https://mediaindonesia.com/read/detail/287193-kspi-berharap-ruu-omnibu s-law-
               Page/URL
                              sejahterakan-pekerja
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive








               KETUA Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Ristadi mengatakan tidak
               pernah menolak program pemerintah dalam menarik investasi ke Indonesia terkait
               rancangan undang-undang Omnibus Law.


               "Jangan salah tafsir, serikat pekerja menolak program pemerintah untuk menarik
               investasi, menumbuhkan dunia usaha kemudian untuk menyerap pengangguran,
               jangan salah tafsir dulu. Kami tidak menolak itu, yang kami kritisi adalah soal
               bagaimana kemudian soal perlindungan dan soal kesejahteraan para pekerja,"
               ungkap Ristadi di Jakarta, Sabtu (1/2).

               Namun, menurut Ristadi, selama ini pemerintah tidak pernah melibatkan serikat
               buruh dalam merancang Undang-Undang Omnibus Law yang berkaitan dengan
               tenaga kerja.

               "Di entry point itu (perlindungan dan kesejahteraan pekerja) kami selama ini
               menyampaikan kritik kepada pemerintah kenapa kami tidak dilibatkan, belum apa-
               apa sudah diinformasikan ke publik bahwa seolah-olah draft RUU Cipta Lapangan
               Kerja ini sudah menjadi barang jadi," tambahnya.

               Ristadi berharap dialog antara pemerintah dan rakyat bisa terjalin terkait RUU
               Omnibus Law tersebut. Ia menegaskan bahwa  kunci dari dialog tersebut adalah
               niat baik pemerintah untuk membuka akses draft RUU Omnibus Law ke publik.

               "Tentu kritik kami dalam koridor yang rasional dan objektif tentu untuk kepentingan
               nasional dan bangsa," tuturnya.

               Praktisi hukum dan Tim Advokasi Peduli Hukum Indonesia, Johan Imanuel,
               mengatakan bahwa Omnibus Law ini harus memperoleh kesatuan hukum dan
               kepastian hukum.

               "Sehingga muatan materinya harus berisi perintah yang masuk akal dan dapat
               diterima oleh kesejahteraan umum, kemudian juga harus berdasarkan asas hukum
               yang sudah berlaku dalam perundang-undangan di Indonesia," ujar Johan .

               "Sebaiknya pemerintah sebagai perancang Omnibus Law, harus memberi akses
               seluas-luasnya untuk partisipasi publik dalam memberikan masukan, saran dan
               kritik, sehingga nanti tidak menjadi polemik dan juga bahkan diuji ke mahkamah
               konstitusi oleh publik," pungkasnya.



                                                       Page 86 of 186.
   82   83   84   85   86   87   88   89   90   91   92