Page 354 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 SEPTEMBER 2021
P. 354
"Jangan ada satu rupiah pun biaya administrasi maupun biaya transfer. Harus diterima dengan
utuh satu juta rupiah, jika memang ada potongan, temen-temen pekerja segera lapor kepada
kami," katanya saat peninjauan aktivasi rekening pekerja penerima BSU di PT Cilegon Raya
Utama Motor, Cilegon, Banten, Jumat (17/9).
Dia mengingatkan seluruh Bank Himbara atau himpunan bank milik negara, tidak memotong
satu rupiah pun terhadap nilai bantuan. Sebab ini sudah menjadi komitmen bersama antara
pemerintah dan juga bank anggota Himbara dalam penyaluran BSU tersebut.
"Jadi, pemerintah memberikan uang satu juta dan minta bank anggota Himbara menyalurkan.
Bank anggota Himbara juga dapat kesempatan untuk menambah nasabah baru," katanya.
Dengan adanya BSU diharapkan bisa membantu para pekerja dalam memenuhi kebutuhan hidup
di tengah pandemi COVID-19 yang masih belum berakhir.
"Mudah-mudahan ini agar pemerintah memberikan kegembiraan kepada teman-teman pekerja,"
katanya.
Dikatakannya, pandemi COVID-19 telah memporak-porandakan berbagai sektor kehidupan
termasuk bertambahnya pengangguran di Indonesia yang melonjak dan tidak bisa dikendalikan
yang merupakan dampak COVID-19.
Padahal, jumlah pengangguran di Indonesia dalam lima tahun terakhir sebelum COVID-19 bisa
dikendalikan.
"Karena COVID-19, pengangguran kita Agustus 2020 sebanyak 9,7 juta dari sebelumnya sekitar
7 juta," ungkapnya.
Dengan upaya semua pihak meminimalisir dampak pandemi COVID-19, pengangguran di
Indonesia pada Pebruari 2021 turun dari sebelumnya 9,7 juta pada Agustus 2020 menjadi sekitar
8,7 juta pada Februari 2021.
Menurutnya, dengan kerjasama semua pihak dalam menghadapi pandemi COVID-19, juga
menunjukkan adanya perbaikan ekonomi secara nasional pada kwartal pertama 2021 dan juga
kwartal II 2021 yang menunjukkan angka positif 7,07 persen. (gw/zul)
353

