Page 393 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 SEPTEMBER 2021
P. 393
MENAKER IDA JANJI PENYALURAN BANTUAN SUBSIDI UPAH TAK ADA
PEMANGKASAN SEPESERPUN!
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menegaskan penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU)
tidak boleh ada pemotongan sepeserpun. Hal tersebut diungkapkanya saat monitoring dan
evaluasi terkait penyaluran bantuan subsidi gaji/upah (BSU) tahun 2021 yang di beberapa
perusahaan yang terdapat di wilayah Cilegon, Banten, pada Jumat (17/9/2021).
"Kehadiran saya dan rekan-rekan dari Kemnaker ingin terus memastikan penyaluran BSU tahun
2021 ini lancar dan tidak ada pemotongan sepeserpun baik untuk biaya administrasi, dan lain-
lainnya," ungkap Menaker Ida Fauziyah lewat keterangan tertulisnya, Jumat (17/9/2021).
Salah satu penerima bantuan subsidi upah di perusahaan PT Cilegon Raya Motor Utama, Banten,
Bapak Muhiddin menyampaikan apresiasi terima kasihnya kepada Bapak Presiden Joko Widodo
(Jokowi), Ibu Menteri Ida Fauziyah atas bantuan yang telah di terimanya.
Menurutnya, bantuan yang telah disalurkan ini merupakan salah satu program dalam PEN yang
ditujukkan mutlak untuk membantu para pekerja/buruh yang perusahaannya terdampak karena
pandemi. Sehingga dengan adanya bantuan ini dapat memulihkan perekonomian keluarga
pekerja.
Menaker Ida Fauziyah menyampaikan agar kepada seluruh Bank Himbara yang telah
diamanatkan oleh Pemerintah dalam menyalurkan BSU agar terus bisa dimonitor, baik
penyalurannya maupun rekapitulasi data yang telah disalurkan sebelumnya sudah melalui
screening dari Kemnaker.
Menaker Ida Fauziyah turut menyampaikan apresiasi kepada perusahaan karena telah
mendaftarkan para pekerjanya menjadi kepesertaan anggota BPJS Ketenagakerjaan yang sudah
didaftarkan selama 3 tahun.
"Sebagai penutup, saya tak henti-hentinya berpesan baik kepada perusahaan maupun pekerja,
seiring ditetapkannya penuruanan level PPKM wilayah Jawa-Bali menjadi level 3, agar jangan
lengah, jangan terlalu euforia, dan tentu mulai membiasakan menaati protokol kesehatan yang
ketat, serta pentingnya mengukuti vaksinasi," bebernya.
Sekadar informasi, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah memaparkan sejumlah
syarat penerima bantuan subsidi gaji/upah (BSU) tahun 2021. Untuk mendapatkan bantuan
tersebut, pekerja/buruh harus memenuhi seluruh persyaratan sebagaimana diatur dalam
Permenaker Nomor 16 Tahun 2021.
"Pekerja/buruh yang memenuhi seluruh persyaratan berhak mendapatkan bantuan sebesar
Rp500 ribu per bulan selama dua bulan yang dibayarkan secara sekaligus satu kali transfer,
sehingga total yang didapatkan penerima sebesar Rp1 juta," ujar Menaker Ida di Jakarta, Jumat
(6/8/2021).
Ida menerangkan, adapun persyaratan yang dimaksud yaitu WNI dibuktikan dengan NIK.
Sepanjutnya, terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS
Ketenagakerjaan, dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan sampai dengan Juni 2021.
Selain itu, pekerja/buruh yang berhak mendapatkan bantuan harus mempunyai gaji/upah paling
banyak sebesar Rp3,5 juta.
Dengan ketentuan, pekerja/buruh yang bekerja di wilayah dengan UMP atau UMK lebih besar
dari Rp3,5 juta, maka persyaratan gaji/upah tersebut menjadi paling banyak sebesar UMP atau
UMK dibulatkan ke atas hingga ratus ribuan penuh.[]
392

