Page 481 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 SEPTEMBER 2021
P. 481

Adapun ruang lingkup kerja sama ini adalah dalam rangka pengembangan kegiatan penelitian di
              berbagai bidang sebagai bentuk pengembangan kompetensi Sumber Daya Manusia, peningkatan
              SDM melalui program pendidikan dan pelatihan, hingga peningkatan SDM Mahasiswa melalui
              program magang bersertifikat di Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

              Ada pula diseminasi informasi kepada Calon Pekerja Migran Indonesia dan/atau Pekerja Migran
              Indonesia terkait dengan peluang kerja di negara tujuan penempatan dan program pendidikan
              tinggi di Lembaga Pendidikan, peningkatan jenjang pendidikan formal bagi CPMI/PMI di negara
              tujuan  penempatan,  dan  fasilitasi  Training  of  Trainer  (ToT)  bidang  Teknologi  Informasi  dan
              Desain Multimedia kepada instruktur Orientasi Pra Pemberangkatan (OPP) dan pegawai.

              "BP2MI tidak bisa bekerja sendiri, jadi diperlukan kolaborasi dan sinergi dalam hal penempatan
              PMI  yang  terampil  profesional,  dengan  menyediakan  peningkatan  keterampilan  bahasa,  dan
              kualifikasi kompetensi. Dengan kerja sama ini, kami ini meyakinkan untuk menangkap peluang
              kerja yang ada," jelas Benny.

              Kerja sama ini diapresiasi dan disambut baik oleh seluruh pihak, termasuk Pimpinan Yayasan
              LPPI  Bandung,  Yayasan  Perguruan  Teknik  Nasional,  Yayasan  Ganesha  Guru  Nusantara,  ITB
              STIKOM Bali, Dadang Hermawan.

              "Kami telah melakukan inovasi demi memperhatikan mahasiswa pasca menerima pendidikan,
              salah satunya melalui adanya perjanjian kerja sama dengan BP2MI. Tujuan kami sejalan dengan
              BP2MI untuk menyejahterahkan SDM. Kami juga telah mengembangkan program kuliah sambil
              magang di luar negeri. Sampai saat ini sudah ada sekitar 200 mahasiswa yang kuliah sambil
              magang  di  Jepang  dan Taiwan.  Masih  sedikit  lembaga  yang  mau  menerima  magang  di  luar
              negeri, karena itu kami yakin kendala ini bisa terselesaikan oleh BP2MI," ungkap Dadang. (*)










































                                                           480
   476   477   478   479   480   481   482   483   484   485   486