Page 672 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 SEPTEMBER 2021
P. 672
Hingga Kamis, 16 September 2021 kemarin, dikutip Berita DIY dari laman resmi Kemnaker, BLT
Subsidi Gaji sudah cair ke 4.611.816 penerima, dengan rincian sebagai berikut:
1. Sejumlah 2.301.976 penerima ditransfer langsung karena memiliki rekening Himbara
2. Sejumlah 2.309.840 penerima ditransfer usai dibuatkan rekening karena menggunakan bank
swasta
Karyawan yang merasa memenuhi syarat namun belum pernah dapat BLT Subsidi Gaji atau BSU
2021 hingga Tahap 4 bisa bersabar karena jumlah yang belum dicairkan masih banyak.
Kemnaker menjelaskan bahwa pemerintah sudah menyiapkan dana Rp8,7 triliun dari APBN untuk
digelontorkan kepada 8,7 juta karyawan melalui program BSU ini.
"Kami berharap kepada para Bank HIMBARA agar proses penyaluran BSU ini bisa rampung pada
akhir bulan Oktober ini, maka dari itu untuk mempercepat penyalurannya Bank HIMBARA saat
ini melakukan jemput bola terkait aktivasi pembukaan rekening," ujar Ida Fauziyah.
Karyawan yang ingin menyampaikan pertanyaan seputar BLT Subsidi Gaji atau BSU 2021 ini bisa
melalui kanal berikut ini:
1. Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaan di nomor (021) 1500-630 pada Senin - Jumat pukul
08.00 - 16.00 WIB
2. Melalui layanan call center BPJS Ketenagakerjaan di nomor 175
3. Datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat
Karyawan yang ingin mengetahui apakah mendapatkan BLT Subsidi Gaji atau BSU 2021 Tahap
4 atau 5 bisa mengeceknya di laan resmi Kemnaker, bsu.kemnaker.go.id atau BPJS
Ketenagakerjan, bpjsketenagakerjaan.go.id.
Selain dua link di atas, karyawan bisa cek penerima BLT Subsidi Gaji atau BSU 2021 dengan cara
berikut ini:
1. Chat ke nomor WA: 081380070175
2. Download aplikasi BPJSTKU
3. Kirim pesan langsung ke sosial media BPJS Ketenagakerjaan yang resmi
Adapun yang dimaksud dengan bank Himbara adalah bank milik Badan Usaha Milik Negara
(BUMN), seperti:
- Bank Rakyat Indonesia
- Bank Negara Indonesia
- Bank Tabungan negara
- Bank Mandiri
- Bank Syariah Indonesia
Karyawan yang masih menggunakan bank swasta seperti BCA dan CIMB Niaga akan diminta
untuk mengumpulkan data diri seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nama
671

