Page 681 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 SEPTEMBER 2021
P. 681
Dalam kunjungan kerja bersama Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah di Banten
(16/9/2021), Direktur Hubungan Kelembagaan dan BUMN BRI Agus Noorsanto mengungkapkan
perseroan telah menyiapkan strategi agar penyaluran BSU dapat dilakukan dengan cepat, tepat,
dan akurat dengan tetap menjaga keamanan dan kerahasiaan data penerima bantuan.
Ia juga menyampaikan bahwa BRI melakukan pembukaan rekening dan memetakan lokasi
perusahaan para penerima BSU untuk menentukan unit kerja operasional BRI yang terdekat.
"Untuk pekerja yang telah memiliki rekening BRI yang aktif, dilakukan transfer langsung kepada
rekening aktif pekerja tersebut,” ujarnya.
2. Nilai BSU yang diberikan untuk setiap pekerja
Diketahui, hingga pertengahan September 2021 BRI telah menyalurkan BSU senilai Rp1,3 triliun
kepada lebih dari 1,3 juta penerima.
BSU bagi pekerja adalah bantuan subsidi upah yang diberikan kepada pekerja yang memiliki
jumlah upah tertentu, aktif sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, bekerja pada wilayah yang
diperlakukan PPKM level 3 dan 4, serta diutamakan yang bekerja pada sektor industri barang
konsumsi, transportasi, aneka industri, properti & real estate, perdagangan dan jasa, kecuali jasa
Pendidikan dan Kesehatan.
Adapun nilai BSU yang diberikan untuk setiap pekerja sebesar Rp1 juta per pekerja.
3. Pemerintah menargetkan 8,7 juta penerima BSU
Para pekerja/buruh penerima BSU dapat langsung mencairkan bantuan tersebut melalui ATM
atau mendatangi kantor BRI terdekat untuk pengaktifan rekening BRI apabila belum memiliki
rekening BRI.
Sampai dengan akhir tahun 2021, pemerintah menargetkan total penerima BSU sebanyak 8,7
juta pekerja/buruh dengan total nilai Rp8,7 triliun yang disalurkan melalui bank-bank Himbara.
“Sejalan dengan strategi perseroan business follow stimulus, BRI terus berkomitmen menjadi
mitra strategis pemerintah menanggulangi dampak pandemik COVID-19 pada masyarakat
melalui berbagai penyaluran bantuan sosial,” pungkas Agus. (WEB)
680

