Page 684 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 SEPTEMBER 2021
P. 684

KEMNAKER TERUS PERKUAT KOMITMEN BIDANG KETENAGAKERJAAN UNTUK
              DISABILITAS DI DAERAH
              Kementerian Ketenagakerjaan terus mempercepat implementasi Unit Layanan Disabilitas (ULD)
              Bidang  Ketenagakerjaan  di  daerah  untuk  melindungi  hak  para  penyandang  disabilitas  dalam
              mendapatkan kesempatan kerja dan berwirausaha.

              Direktur  Jenderal  Pembinaan  Penempatan  Tenaga  Kerja  dan  Perluasan  Kesempatan  Kerja
              (Binapenta dan PKK) Kemnaker, Suhartono menyatakan, isu disabilitas senantiasa hadir sejalan
              dengan isu kesetaraan, inklusi, dan non diskriminasi yang memiliki keterkaitan dalam semua sisi
              termasuk bidang ketenagakerjaan.

              "Secara asasi, kita memerlukan hubungan ketenagakerjaan yang menghormati keberagaman,
              kemampuan, dan potensi setiap individu di lingkungan kerja yang mampu mewadahi berbagai
              perbedaan latar belakang termasuk kondisi disabilitas," kata Dirjen Suhartono saat membuka
              secara  virtual  Rakor  Percepatan  Penyelenggaraan  Unit  Layanan  Disabilitas  (ULD)  Bidang
              Ketenagakerjaan Wilayah Provinsi Jambi, Kamis (16/9).

              Ia  mengatakan,  dalam  mewujudkan  pembangunan  ketenagakerjaan  inklusi  di  Indonesia
              Kemnaker telah menetapkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 21 Tahun 2020 tentang
              Pedoman Penyelenggaraan Unit Layanan Disabilitas Bidang Ketenagakerjaan.
              Selain  itu,  isu  disabilitas  ini  adalah  isu  lintas  sektoral  yang  penanganannya  memerlukan
              keterlibatan seluruh pemangku kebijakan bersama antara Kemnaker dengan Kemenko Bidang
              Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Kemendagri, serta Kementerian Perencanaan
              Pembangunan Nasional/Bappenas.

              "Perlunya keterlibatan bersama dalam melaksanakan kegiatan percepatan penyelenggaraan Unit
              Layanan  Disabilitas  (ULD)  bidang  ketenagakerjaan  tahun  2021,  baik  dalam  lingkup  nasional
              maupun regional Provinsi dan Kabupaten/Kota," katanya Menurut Dirjen Suhartono, Menaker
              Ida  Fauziyah  memilik  concern  yang  tinggi  terhadap  isu  disabilitas,  khususnya  bidang
              Ketenagakerjaan.  Oleh  karenanya,  ia  meminta  agar  ULD  ini  bisa  dapat  diimplementasikan
              secepatnya "Ini bisa menjadi momentum yang tepat dari sisi ketenagakerjaan bagi saudara-
              saudara kita penyandang disabilitas," ucapnya.

              Sementara itu, Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, menjelaskan, ini merupakan langkah yang
              tepat dalam menyamakan persepsi antara Pemerintah Pusat dan Daerah, juga dunia usaha baik
              swasta, BUMN, BUMD serta memfasilitasi penyandang disabilitas untuk mendapatkan pekerjaan
              yang  layak  dan  meningkatkan  sinergi  program  khususnya  dilingkup  Provinsi  Jambi  "Saya
              meminta  OPD  terkait  untuk  menyiapkan  unit  layanan  disabilitas  dan  bermitra  dengan  dunia
              usaha dan industri dalam upaya meminimalisasi angka pengangguran terutama pada tenaga
              kerja disabilitas," kata Wagub Abdullah.

              Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jambi akan terus mengoptimalkan pembentukan ULD Bidang
              Ketenagakerjaan untuk memantapkan perekonomian masyarakat dan daerah.
              [hrs].












                                                           683
   679   680   681   682   683   684   685   686   687   688   689