Page 155 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 APRIL 2020
P. 155

Title          2.097 PEKERJA INDUSTRI PARIWISATA SITUBONDO DIRUMAHKAN DI TENGAH WABAH
                              CORONA
               Media Name     detik.com
               Pub. Date      15 April 2020
               Page/URL       https://news.detik.com/berita-jawa-timur/4978524/2097-pekerja-industri -pariwisata-
                              situbondo-dirumahkan-di-tengah-wabah-corona
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive















               Situbondo  -  Penyebaran  virus Corona  berdampak keras terhadap sektor
               pariwisata di Situbondo. Hingga saat ini, sudah lebih 2.000 tenaga kerja industri
               pariwisata yang terpaksa dirumahkan. Perusahaan tempat mereka bekerja tak
               mampu lagi memberikan gaji, karena usahanya tak berjalan normal. Apalagi kalau
               bukan karena lesunya industri pariwisata sejak terjadinya wabah COVID-19,
               beberapa waktu lalu.


               "Sudah ada 2.097 tenaga kerja yang dirumahkan. Mereka berasal dari 10 kriteria
               industri pariwisata yang ada di Situbondo. Mulai dari pekerja restoran, hotel, home
               stay, biro perjalanan, dan sebagainya," kata Kepala Dinas Pariwisata Situbondo,
               Tutik Margiyanti kepada wartawan, Rabu (15/4/2020).

               Menurut Tutik, sejak adanya Maklumat Kapolri, instruksi Presiden, hingga Surat
               Edaran Bupati, pihaknya langsung menutup seluruh tempat wisata di Situbondo,
               sejak 23 Maret lalu. Namun, terhadap industri pariwisata yang ada di Situbondo,
               pihaknya hanya sebatas memberikan himbauan untuk mengikuti SOP kesehatan.
               Mulai dari menyediakan hand sanitizer, tempat cuci tangan lengkap dengan sabun,
               dan sebagainya.

               "Tetapi meski tidak tidak tutup, namun dampak Corona ini otomatis membuat usaha
               industri pariwisata berjalan tidak normal. Terjadi penurunan sehingga banyak
               merumahkan pekerjanya. Sehingga para pekerja tidak mendapatkan penghasilan
               apapun," papar Tutik Margiyanti.


               Ia mengatakan, pihaknya sempat melakukan monitoring dan evaluasi terhadap
               sejumlah manajemen industri pariwisata yang ada di Situbondo. Baik itu manajemen
               hotel, restoran, home stay, dan lainnya. Rata-rata pihak manajemen mengaku
               hanya bisa membantu biaya operasional dalam satu bulan saja. Selebihnya, pihak
               manajemen angkat tangan.

               "Karena itu, Dinas Pariwisata yang juga masuk dalam Gugus Tugas bersama Komisi
               2 DPRD Situbondo akan berupaya melakukan langkah-langkah," papar mantan
               Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Situbondo itu.



                                                      Page 154 of 219.
   150   151   152   153   154   155   156   157   158   159   160