Page 158 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 APRIL 2020
P. 158
Untuk hasil rapid test PMI yang positif akan dirawat di rumah sakit dan mereka yang
negatif akan dikarantina. PMI yang berasal dari luar daerah Bali akan dikarantina di
hotel yang sudah disiapkan oleh pemerintah pusat.
"Kalau yang positif tentu akan beberapa hari mungkin di RS atau bagaimana
tergantung hasil besok hasil rapid tetapi yang negatif dikarantina dulu di Bali. Untuk
selanjutnya akan diberangkatkan ke daerah asal masing-masing yang mengatur
pemulangan ini adalah gugus tugas nasional jadi mungkin sehari, 2 hari kan
memulangkan harus memperhatikan jadwal pesawat ada apa tidak kan gitu. Maka
untuk itu besok yang non-Bali juga akan ditampung di Bali disiapkan di salah satu
hotel dari pemerintah gugus tugas nasional menunggu jadwal penerbangan ke
daerah masing-masing," ungkap Indra.
Pemkot Denpasar Siapkan 5 Hotel untuk Karantina Pekerja Migran
Pemerintah Kota Denpasar menyiapkan sebanyak 5 hotel untuk tempat karantina
bagi PMI asal Denpasar, Bali, yang baru pulang dari luar negeri. Hal ini untuk
mempersempit penyebaran COVID-19.
"Setelah sebelumnya menyiapkan sebuah hotel untuk tempat istirahat bagi tenaga
medis Kota Denpasar yang bertugas menangani COVID-19 Pemkot Denpasar
kembali menyiapkan hotel berbintang untuk pelaksanaan Karantina bagi Pekerja
Migran Indonesia (PMI). Pemerintah Kota Denpasar menyiapkan 5 hotel berbintang
bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Denpasar yang telah tiba di Bali secara
bergelombang," kata juru bicara Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 Kota
Denpasar, I Dewa Gede Rai, kepada wartawan, Rabu (15/4/2020).
Aapun pekerja migran Indonesia (PMI) yang baru datang tidak diperbolehkan lagi
untuk karantina mandiri. Pemerintah Kota Denpasar menilai karantina mandiri cukup
berisiko.
"Jadi tidak diizinkan lagi PMI melakukan karantina mandiri karena cukup berisiko.
Begitu mereka tiba, dilakukan penjemputan untuk dibawa ke hotel kemudian
menjalani rapid test serta pemeriksaan swab. Apabila ada positif COVID-19, maka
langsung dibawa ke rumah sakit guna mempersempit ruang penyebaran di
masyarakat," jelas Dewa.
Sementara itu, biaya kebutuhan PMI selama karantina ditanggung oleh Pemkot
Denpasar. Keluarga PMI juga diminta untuk tidak bertemu terlebih dahulu.
"Selama menjalani karantina, Pemkot Denpasar menanggung biaya makan serta
keperluan lainnya. Kami juga minta permakluman kepada keluarga PMI dengan
situasi ini agar selama dikarantina tidak bertemu dulu," tegas Dewa.
Page 157 of 219.

