Page 98 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 APRIL 2020
P. 98
Title LUHUT TANGGAPI ISU SERBUAN TKA CHINA DI TENGAH PANDEMI CORONA: INI
PEMBODOHAN
Media Name kumparan.com
Pub. Date 15 April 2020
Page/URL https://kumparan.com/kumparanbisnis/luhut-tanggapi-isu-serbuan-tka-chi na-di-tengah-
pandemi-corona-ini-pembodohan-1tDxakVpDjx
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Di tengah pandemi corona, muncul persoalan tenaga kerja asing (TKA) asal China.
Pada pertengahan Maret lalu, masyarakat dihebohkan oleh masuknya 49 TKA China
ke Kendari. Kemudian yang terbaru, masuknya TKA China ke lingkungan
perusahaan tambang nikel di Halmahera Selatan memicu konflik dengan pekerja
lokal pada Senin (13/4).
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan,
angkat bicara mengenai isu serbuan TKA China. Menurut Luhut, Indonesia bukan
negara yang mudah dimasuki secara ilegal. Para pekerja China yang masuk, kata
dia, pasti sudah melalui prosedur yang resmi alias legal.
Luhut menyebut, isu serbuan TKA China dihembus-hembuskan oleh orang-orang
yang tidak bertanggung jawab. Dia menegaskan bahwa itu semua berita bohong
alias hoaks, pembodohan untuk masyarakat.
"Mengenai pekerja China, saya garis bawahi lagi, orang datang ke Indonesia enggak
bisa menyelundup begitu saja. Pasti melalui prosedur. Kami pasti tahu, kan dia
mesti minta visa ke kedutaan kita. Saya lihat di medsos, dibilang ada kapal bawa
buruh dari China. Padahal orang-orangnya saja tidak kelihatan. Ini kan
pembodohan. Orang itu memberitakan berita bohong," ujar Luhut dalam video
conference, Selasa (14/4).
Ia juga kembali menyampaikan pembelaannya pada 49 TKA China di Kendari yang
disebut-sebut masuk secara ilegal di tengah wabah corona. "Yang 49 (TKA China)
yang kemarin kita ribut itu pun enggak ada yang salah prosedurnya. Enggak ada
yang salah sama sekali," tegasnya.
Luhut pun menantang pihak-pihak yang menuding TKA China masuk secara ilegal
untuk membuktikannya. Ia mengaku sudah pernah mengecek langsung ke lapangan
dan nyatanya TKA China jumlahnya jauh di bawah pekerja lokal.
Page 97 of 219.

