Page 55 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 DESEMBER 2019
P. 55

Title          LEGISLATOR: HARUS ADA ARAH JELAS PENERIMA KARTU PRAKERJA
               Media Name     jabar.antaranews.com
               Pub. Date      11 Desember 2019
                              https://jabar.antaranews.com/internasional/berita/1204144/legislator-h arus-ada-arah-
               Page/URL
                              jelas-penerima-kartu-prakerja
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive







               Jakarta - Pemerintah diminta memiliki arah yang jelas tentang siapa penerima manfaat dari
               program Kartu Prakerja, ujar anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera
               Netty Prasetyani di Jakarta, Rabu.

               Dia mengatakan rencana Kartu Prakerja ini seakan memberi kabar baik bagi pencari kerja di
               Indonesia.

               "Oleh sebab itu jangan sampai terjadi kisruh seperti BPJS, di mana banyak orang yang
               seharusnya masuk sebagai penerima bantuan iuran tapi tidak masuk," kata dia.

               Netty pun mengingatkan agar pemberian program pelatihan dan pembekalan kerja melalui
               Balai Latihan Kerja (BLK) dioptimalkan.

               Menurut Netty, kondisi BLK di daerah beragam, ada yang mati suri, ada yang tinggal papan
               namanya saja.

               Oleh karena itu harus ada program revitalisasi BLK, termasuk bagaimana menajamkan
               orientasi BLK. Jangan sampai juga pelatihan di BLK tidak sesuai dengan kebutuhan industri
               yang ada.

               Menurut dia pelatihan yang diberikan harus bisa merespons perkembangan revolusi 4.0.
               dan kebutuhan era disrupsi.

               "Persoalannya bukan hanya keahlian pencari kerja, tapi juga keberadaan lowongan kerja
               yang sesuai dengan keahlian itu," kata Netty.

               Pemerintah harus dapat menyediakan lapangan pekerjaan sesuai dengan pelatihan dari
               peserta Kartu Prakerja.

               "Program Kartu Pra-Kerja pun kan masih menjadi polemik di DPR tentang lembaga yang
               bertanggung jawab atas program ini dan mekanisme pengawasannya. Nah, leading
               sectornya Kemenaker atau Kemenko Perekonomian. Seharusnya Kemenaker yang secara
               teknis mengurusi pekerja dan jadi mitra DPR RI, bukan Kemenko Perekonomian," ucap dia.

               Netty juga mengingatkan kembali soal defisit APBN yang bisa melebar mengingat defisit
               BPJS Kesehatan belum ada solusi jitu.

               "Belum lagi BUMN banyak yang merugi, tenaga honor pemerintah masih banyak yang
               belum jelas sumber penggajiannya, bahkan hutang negara kepada asing semakin
               melambung. Jangan sampai wacana kartu pra kerja ini hanya jadi angin segar sejenak bagi
               pencari kerja dan akhirnya hanya menjadi isapan jempol," ucap dia.



                                                       Page 54 of 110.
   50   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60