Page 65 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 DESEMBER 2019
P. 65
Title WAPRES MINTA DANA BPJS KETENAGAKERJAAN DIKELOLA HATI-HATI
Media Name republika.co.id
Pub. Date 11 Desember 2019
https://www.republika.co.id/berita/ekonomi/keuangan/19/12/11/q2c2x2383 -wapres-
Page/URL
minta-dana-bpjs-ketenagakerjaan-dikelola-hatihati
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin meminta pengelolaan dana iuran peserta BPJS
Ketenagakerjaan (BPJS TK) dikelola dan diinvestasikan secara hati-hati. Hal ini kata
Ma'ruf, agar dana BPJS TK memberikan manfaat yang optimal kepada para peserta.
Itu disampaikan Kiai Ma'ruf saat menerima Direktur Utama BPJS TK Agus Susanto
dan jajaran, Rabu (11/12). Menurut Agus, dalam kesempatan itu, ia melaporkan
jumlah dana peserta BPJS TK hingga Oktober 2019 mencapai Rp 413 triliun.
"Arahan bapak wapres agar dana para peserta ini diinvestasikan dengan prinsip
penuh kehati-hatian dengan resiko yang terkelola namun dengan manfaat yang
optimal kepada para peserta," ujar Agus di Kantor Wakil Presiden, Jakarta.
Agus juga melaporkan update perkembangan BPJS TK sejak lima tahun
bertransformasi. Menurutnya, hingga kini jumlah tenaga kerja yang telah terlindungi
dan terdaftar di BPJS TK sebesar 52 juta atau 59 persen dari total populasi tenaga
kerja yang eligible.
Namun demikian, Agus menilai 41 persen para pekerja yang belum terdaftar
menjadi peserta BPJS TK menjadi tantangan BPJS TK. Karena itu, BPJS TK akan
memperluas jumlah kepesertaan BPJS TK.
Ini kata dia, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH
Ma'ruf Amin untuk terus memberikan manfaat kepada para peserta.
"Sayang sekali kalau manfaat ini hanya bisa dinikmati atau didapatkan oleh para
peserta, namun masih banyak yang belum jadi peserta, menjadi tantangan ini para
peserta ini harus mengiur, sementara masih banyak yang para pekerja yang meng-
iur jaminan BPJS TK belum jadi prioritas," ujar Agus.
Selain itu, Agus juga menyebut Wapres Ma'ruf berharap kontribusi BPJS
Ketenagakerjaan (TK) dalam menciptakan lapangan kerja.
"Sesuai dengan arahan bapak Wapres tadi, sedapat mungkin BPJS Ketenagakerjaan
ikut berpartisipasi untuk menciptakan demand dari tenaga kerja atau menciptakan
lapangan pekerjaan," ujar Agus di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (11/12).
Page 64 of 110.

