Page 13 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MEI 2020
P. 13

Title          ANTON TABAH: TKA CHINA BIKIN EKONOMI AMBYAR, PEMERINTAH JANGAN MENCLA-
                              MENCLE!
               Media Name     rmol.id
               Pub. Date      11 Mei 2020
                              https://politik.rmol.id/read/2020/05/10/434203/anton-tabah-tka-china-b ikin-ekonomi-
               Page/URL
                              ambyar-pemerintah-jangan-mencla-mencle
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative














               Ketegasan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menolak rencana kedatangan
               tenaga kerja asing (TKA) asal China disambut baik oleh dewan pakar Ikatan
               Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Anton Tabah Digdoyo.

               Menurut Anton Tabah, keberadaan TKA asal China justru akan memperparah kondisi
               ekonomi masyarakat Tanah Air yang kini dihantam wabah virus corona (Covid-19).

               "TKA China akan timbulkan jumlah pengangguran meningkat, juga ekonomi akan
               semakin ambyar. Belum lagi rakyat diperketat dengan penutupan moda transportasi
               dalam negeri, tapi penerbangan dari China terus dibuka. Maunya rezim ini apa?"
               kata Anton Tabah Digdoyo saat dihubungi redaksi, Minggu (10/5).

               Sejauh ini, pengurus pusat MUI ini juga menilai sikap pemerintah Indonesia tak
               tegas dan kerap kali berubah-ubah dalam menerapkan kebijakan di tengah
               pandemik Covid-19.

               Sebut saja soal awal mula masuknya virus corona. Pemerintah sejak awal ngotot
               wabah Covid-19 tidak akan masuk ke Indonesia karena iklim di Tanah Air tak cocok
               dengan karakteristik virus tersebut.

               "Semua pihak nilai pemerintah ini mencla-mencle. Sejak awal tak mau jujur bahkan
               bohong. (sempat menyebut) wabah corona tidak masuk Indonesia dengan argumen
               yang dibuat-buat. Baru milai Maret, Indonesia akui ada wabah setelah korban
               berjatuhan," kritiknya.

               Ketidakkonsistenann pemerintah makin terlihat saat menerapkan kebijakan
               pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Dalam penerapannya, kata Anton Tabah,
               seharusnya pemerintah menjamin kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi. Namun,
               jelasnya, yang terjadi tidak demikian.

               "Sesuai UU, tanggung jawab pemerintah pusat, bukan Pemda. Ini juga tidak
               dipenuhi. Apa ini tidak mencla-mencle?" tandasnya.




                                                       Page 12 of 313.
   8   9   10   11   12   13   14   15   16   17   18