Page 10 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MEI 2020
P. 10
orang. Dia juga menjelaskan, ada 1800 lebih karyawan yang dirumahkan dan tetap
mendapat gaji.
"Kami menghindari PHK dengan semua kondisi ini, namun untuk tetap menggaji
karyawan tentunya kehadiran TKA China menyelesaikan produksi 33 tungku ini
memang dibutuhkan," pungkasnya.
Sebelumnya, rencana kedatangan 500 TKA China sempat ditolak Gubernur Sultra Ali
Mazi dan Ketua DPRD Sultra, Abdurrahman Saleh. Bahkan, Abdurrahman Saleh
nekat akan memimpin demonstrasi jika TKA ini masuk.
Sebelumnya, Gubernur Sultra Ali Mazi menolak kedatangan TKA China. Dia
menyatakan, sebaiknya pemerintah menunda kedatangan TKA ini ke Sultra.
Ketua DPRD Sultra, Abdurrahman Shaleh bahkan menyatakan penolakan secara
terang-terangan. Dia menyampaikan akan memimpin demonstrasi jika TKA nekat
datang.
"Saya akan pimpin demonstrasi, jika intel-intel saya di bandara mengatakan ada
TKA masuk," ujar Abdurrahman Shaleh di Kantor DPRD Sultra.
Wali Kota Kendari, Sulkarnain bahkan siap memasang palang yang di perbatasan
Kota Kendari dan Bandara Halu Oleo. Dia berjanji, akan menunjukkan sikap tegas
terkait larangan tegas TKA China masuk di wilayah Kota Kendari.
Anggota DPD-RI Dapil Sultra, Wa Ode Rabia Al Adawia Ridwan juga menyatakan
penolakan kedatangan 500 TKA China.
"Saat ini harusnya kita fokus dalam penanganan pandemi Covid-19, abaikan yang
bisa menimbulkan polemik," ujar Rabia, Minggu (3/5/2020).
Menurutnya, 49 TKA China yang pernah datang saat pandemi Covid-19 di Sultra
sudah sangat meresahkan. Apalagi, akan masuk 500 TKA saat Sultra sudah
dikategorikan sebagai daerah rawan terpapar Covid-19.
Page 9 of 313.

