Page 219 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MEI 2020
P. 219

Title          ADA CORONA, PENGUSAHA TETAP WAJIB BAYAR THR
               Media Name     kompas.com
               Pub. Date      09 Mei 2020
                              https://money.kompas.com/read/2020/05/09/113131726/ada-corona-pengusah a-tetap-
               Page/URL
                              wajib-bayar-thr
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive








               Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah, menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor
               M/6/HI.00.01/V/2020 Tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya
               Keagamaan Tahun 2020 di Perusahaan Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease
               2019 ( Covid-19).


               Dalam SE tersebut, Ida meminta para gubernur memastikan perusahaan agar
               membayar THR keagamaan kepada pekerja sesuai dengan ketentuan perundang-
               undangan.

               Dikutip dari keterangan resmi Kemnaker, Sabtu (9/5/2020), dalam penyusunan
               Surat Edaran THR Keagamaan ini, Ida menyatakan Kemnaker telah melakukan
               beberapa kali dialog dengan para pengusaha yang tergabung dalam Apindo dan
               dengan serikat buruh.

               SE THR ini pun telah dibahas dan menjadi kesepakatan bersama Lembaga Kerja
               Sama Tripartit Nasional (LKS Tripnas) dalam sidang pleno LKS Tripnas yaitu pada
               poin 2 yang menyatakan penyusunan pelaksanaan THR dengan mempertimbangkan
               kondisi perekonomian akibat pandemi Covid-19 dengan menambahkan laporan
               keuangan tingkat perusahaan.


               Agar pelaksanaan pemberian THR Keagamaan tahun 2020 efektif, gubernur juga
               diharapkan untuk membentuk Pos Komando (Posko) THR Keagamaan Tahun 2020
               di masing-masing provinsi dengan memperhatikan prosedur/protokol kesehatan
               pencegahan penularan virus corona.

               Ida menjabarkan opsi-opsi yang dapat ditempuh perusahaan yang tidak mampu
               membayarkan THR kepada pekerjanya secara tepat waktu.


               Perusahaan yang tidak mampu membayarkan THR secara tepat waktu, maka perlu
               melakukan dialog terlebih dahulu agar mencapai kesepakatan dengan pekerjanya.


               Pemerintah memberikan dua opsi bagi perusahaan yang tidak mampu
               membayarkan THR kepada pekerjanya. Pertama, pembayaran THR secara bertahap
               bagi perusahaan yang tidak mampu membayar penuh.


               Kedua, bagi perusahaan yang tidak mampu membayarkan THR sama sekali
               diperkenankan untuk menunda pembayaran hingga waktu yang disepakati.





                                                      Page 218 of 313.
   214   215   216   217   218   219   220   221   222   223   224