Page 273 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MEI 2020
P. 273

Title          THR 2020 BOLEH DITUNDA ATAU DICICIL, BURUH: CABUT SE MENAKER!
               Media Name     pikiran-rakyat.com
               Pub. Date      08 Mei 2020
                              https://www.pikiran-rakyat.com/ekonomi/pr-01378689/thr-2020-boleh-ditu nda-atau-
               Page/URL
                              dicicil-buruh-cabut-se-menaker
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative












               Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Sandang, dan Kulit Serikat Pekerja
               Seluruh Indonesia (PP FSP TSK SPSI) menolak pemberian THR bisa ditunda atau
               dicicil.

               Kebijakan itu mengacu pada terbitnya Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan
               (Menaker) Republik Indonesia (RI) Nomor M/6/HI.00.01/V/2020 tanggal 6 Mei 2020
               tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan Tahun
               2020 Di Perusahaan Dalam Masa Pandemi Covid-19.

               PP FSP TSK - SPSI sangat kecewa dengan terbitnya SE tersebut.

               Demikian diungkapkan Ketua Umum PP FSP TSK SPSI, Roy Jinto Ferinato, di
               Bandung, Jumat, 8 Mei 2020. PP FSP TSK SPSI mendesak Menaker untuk segera
               mencabut SE tersebut dan menegaskan pembayaran THR harus sesuai dengan
               Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No. 6 Tahun 2016 tentang
               Pembayaran THR.

               "Kami pun akan mempersiapkan langkah hukum dan langkah-langkah perjuangan
               lainnya," ujar Roy.

               Ia juga tidak menampik kemungkinan bahwa buruh berpotensi turun ke jalan untuk
               memperjuangkan hak-haknya, walaupun dalam kondisi pandemi Covid-19.

               Pasalnya, menurut Roy, kebijakan pemerintah dalam bentuk SE Menaker tersebut
               sangat merugikan buruh.

               "Mungkin pemerintah berpikir bahwa buruh tidak akan turun kejalan karena ada
               larangan dari kepolisian dengan berlindung di Maklumat Kapolri dan juga karena
               adanya PSBB, social distancing, maupun phisical distancing, sehingga menerbitkan
               SE Menaker terkait THR tersebut," tuturnya.

               Padahal, menurut Roy, SE Menaker tersebut jelas sangat bertentangan dengan
               pasal 7 serta pasal 56 Peraturan Pemerintah (PP) No. 78 Tahun 2015 tentang
               Pengupahan.






                                                      Page 272 of 313.
   268   269   270   271   272   273   274   275   276   277   278