Page 85 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 28 OKTOBER 2019
P. 85

Title          CUKAI NAIK, ANCAMAN PHK BESAR-BESARAN BURUH PABRIK ROKOK DI SEPAN MATA
               Media Name     kabarbisnis.com
               Pub. Date      26 Oktober 2019
                              https://kabarbisnis.com/read/2895394/cukai-naik-ancaman-phk-besar-besa ran-buruh-
               Page/URL
                              pabrik-rokok-di-sepan-mata
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive





               Pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah menetapkan kenaikan cukai rokok
               rata-rata 21,55%, dan diikuti kenaikan harga jual 35%. Kondisi ini diyakini bakal
               berimbas pada pemutusan hubungan kerja (PHK).

               Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Abdul
               Rochim pun menilai PHK gara-gara cukai rokok naik tak bisa terhindarkan .

               "Saya belum menghitungnya berapa-berapa tenaga kerja yang kena imbas. Tapi
               yang jelas memang bisa berdampak," ujar Abdul, Jumat (25/10/2019).

               Dia menjelaskan, setelah cukai rokok naik, volume penjualan akan turun karena
               masyarakat diprediksi akan mengurangi pembelian.

               Demi menekan biaya produksi, perusahaan rokok akan mengurangi jumlah tenaga
               kerja. Yang paling terasa imbasnya adalah pada pabrik rokok SKT (Sigaret Kretek
               Tangan) yang menyerap banyak tenaga kerja untuk melinting rokok.

               Abdul menambahkan, bukan cuma cukai rokok saja yang bisa mengganggu industri
               rokok, ada pula beberapa peraturan di daerah yang membatasi ruang gerak rokok.

               "Tapi mungkin ya ada beberapa hal lain yang membuat berdampak. Ada beberapa
               Perda di daerah yang kurangi rokok, kayak kawasan tanpa rokok," ungkap Abdul.

               Seperi diketahui, mulai 1 Januari 2020, tarif cukai rokok akan naik rata-rata 21,56%,
               dengan kenaikan harga jual eceran (HJE) rokok rata-rata sebesar 35%.

               Kenaikan tarif cukai rokok terbesar yakni ada pada jenis rokok Sigaret Putih Mesin
               (SPM) yaitu sebesar 29,96%. Untuk cukai rokok jenis Sigaret Kretek Tangan Filter
               (SKTF) naik sebesar 25,42%, Sigaret Kretek Mesin (SKM) 23,49%, dan Sigaret
               Kretek Tangan (SKT) 12,84%. Sedangkan, jenis produk tembakau seperti tembakau
               iris, rokok daun, sigaret kelembek kemenyan, dan cerutu tidak mengalami kenaikan
               tarif cukai.














                                                       Page 84 of 146.
   80   81   82   83   84   85   86   87   88   89   90