Page 105 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 MARET 2020
P. 105
Title DAMPAK WABAH CORONA, THR PEKERJA BAKAL DIPANGKAS 50 PERSEN?
Media Name kompas.com
Pub. Date 26 Maret 2020
https://money.kompas.com/read/2020/03/26/210200026/dampak-wabah-corona -thr-
Page/URL
pekerja-bakal-dipangkas-50-persen-
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyebut,
pengusaha hanya ingin membayar 50 persen Tunjangan Hari Raya (THR) kepada
pekerja akibat dampak wabah corona.
Pengusaha kata Said, juga sudah mengusulkan hal tersebut kepada pemerintah.
Namun KSPI menolak keras hal tersebut.
"KSPI meminta pemerintah tidak mengabulkan usulan pengusaha yang ingin
memberikan THR hanya 50 persen dan tidak membayar upah buruh yang diliburkan
secara penuh," ujar Said dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Kamis
(26/3/2020).
KSPI menolak keras apabila pengusaha membayar THR hanya sebesar 50 persen
meskipun atas dasar dampak wabah virus corona.
Ia juga menyebut, ada pengusaha yang meliburkan pekerjanya dengan hanya
memberi upah sebesar 25 persen. Ia mengaku mendapatkan informasi ini dari
pekerja di sektor tekstil dan garmen di Jawa Barat.
Kasus serupa ucapnya, juga terjadi di Jawa Tengah. Namun upah yang diberikan
bagi buruh yang diliburkan yakni 50 persen dari gaji.
Hal ini dinilai sangat memberatkan buruh dan bisa membuat daya beli menurun.
Sedangkan saat Ramadhan dan lebaran tiba, kebutuhan buruh meningkat tajam.
"Apalagi kalau pemerintah mengabulkan membayar THR sebesar 50 persen maka
nasib buruh akan semakin terpuruk. Sudahlah terancam virus Corona karena masih
bekerja hak-haknya pun dipotong," kata dia.
Selain itu dalam rangka melindungi buruh dari penyebaran virus corona, KSPI
meminta pemerintah atau pengusaha memberikan alat pelindung diri (APD) kepada
buruh yang masih bekerja.
Misalnya masker, hand sanitizer, ruang penyemprotan hingga memberikan
tambahan vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
Sebelumnya, Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan memberikan
kebijakan perlindungan pekerja atau buruh dan kelangsungan usaha dalam rangka
pencegahan virus corona (Covid-19) yang diatur melalui Surat Edaran Nomor
M/3/HK.04/III Tahun 2020.
Page 104 of 121.

