Page 109 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 MARET 2020
P. 109
Title RIBUAN TKI DARI MALAYSIA PERLU DIKARANTINA LEBIH DULU
Media Name republika.co.id
Pub. Date 26 Maret 2020
https://republika.co.id/berita/q7t1b1425/ribuan-tki-dari-malaysia-perl u-dikarantina-
Page/URL
lebih-dulu
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
JAKARTA -- Orang-orang yang baru kembali dari luar negeri, termasuk ribuan
tenaga kerja Indonesia (TKI) dari Malaysia disarankan lebih dulu menjalani
karantina mandiri selama 14 hari. Tujuannya, untuk mengurangi risiko penularan
dan penyebaran penyakit Covid-19.
"Jika melihat kondisi sekarang, lebih baik dilakukan karantina mandiri ke tenaga
kerja yang tidak terkonfirmasi positif (Covid-19)," ujar peneliti mikrobiologi di Pusat
Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Sugiyono Saputra,
Kamis (26/3).
Menurut dia, seperti yang dianjurkan oleh pemerintah, siapapun yang baru saja
kembali dari luar negeri harus menjalani karantina mandiri untuk memastikan tidak
memiliki gejala penyakit yang disebabkan virus Sars-Cov-2 itu.
Meskipun kembali dari negara yang bukan merupakan pusat penyebaran penyakit
tetapi karantina tetap diperlukan. Hal ini demi memastikan tidak ada infeksi dari luar
negeri. Seperti diberitakan sebelumnya, ribuan TKI dari Malaysia dipulangkan
setelah Negeri Jiran memberlakukan penutupan wilayah atau lockdown untuk
mencegah naiknya tingkat infeksi Covid-19.
Menurut Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I)
Laksamana Madya TNI Yudo Margono, riburan orang itu akan ditempatkan di
Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.
Yudo mengatakan, jika terdapat pekerja yang positif Covid-19 maka akan dibawa
ke Rumah Sakit Darurat Pulau Galang di Kepri. Sementara, yang sehat bisa kembali
ke daerah masing-masing dikawal aparat kepolisian.
Menurut dia, untuk pekerja yang kembali dari Malaysia tanpa gejala pun lebih baik
tetap melaksanakan karantina mandiri untuk memastikan tidak menjadi carrier
atau pembawa virus.
"Karena Malaysia bukan gelombang kedua penyebaran Covid-19 seperti Italia,
Korea, atau Jepang. Menurut saya karantina mandiri sudah cukup untuk mereka
yang negatif," kata Yudo..
Page 108 of 121.

