Page 19 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 28 AGUSTUS 2019
P. 19
Fauziah yang membuka KKIN VII tersebut mengatakan, kompetisi ini
diselenggarakan Kemnaker bertujuan untuk mengukur, meningkatkan, dan
memeratakan peningkatan kompetensi yang terintegrasi.
Lebih lanjut ia menjelaskan, pada awal pelaksanaan, KKIN hanya diikuti oleh
instruktur Balai Latihan Kerja (BLK) pemerintah. Namun, sejak 2017, KKIN juga
diikuti instruktur dari lembaga pelatihan swasta dan industri.
"Ini dimaksudkan agar ada persaingan dari instruktur pemerintah, swasta, dan
industri. Mereka berkompetisi secara fair, secara profesional. Sehingga nanti
diharapkan, berpulang ke hasil pelatihannya, yaitu siswa yang kompeten," kata
Fauziah usai membuka kompetisi itu Senin malam (26/8/2019).
Instruktur aktor utama
Dia menuturkan, instruktur merupakan aktor utama dalam pelatihan kerja. Mereka
berfungsi sebagai fasilitator dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan,
perubahan sikap, dan perilaku (etos kerja) dari tenaga kerja.
Oleh karena itu, kompetisi yang dilakukan secara terstruktur dan sistematis antar
instruktur lembaga pelatihan dapat meningkatkan kompetensi serta profesionalitas
instruktur. Imbasnya akan meningkatkan kompetensi siswa pelatihan.
"Berangkat dari hal itu, peranan instruktur di lembaga pelatihan kerja harus
diperkuat karena memiliki korelasi dengan pembangunan SDM dan sebagai pintu
masuk dalam mewujudkan Indonesia kompeten," terang Fauziah.
Kepala Disnakertrans Provinsi Sulawesi Selatan, Agustinus Appang yang hadir dalam
pembukaan kompetisi, menyambut baik pelaksanaan KKIN.
Menurutnya, pada 2030, Indonesia akan memasuki puncak bonus demografi.
Kompetisi ini dinilainya menjadi salah satu upaya menyambut bonus demografi
tersebut.
Selain itu, KKIN dinilai mampu meningkatkan wawasan dan daya saing instruktur.
Guna menghadapi berbagai perubahan di sektor ketenagakerjaan.
"Hal ini menuntut kita semua untuk menyiapkan SDM yang mampu mengikuti
perkembangan, sehingga kompetisi ini akan memberi pengaruh signifikan dalam
penyiapan SDM kedepan," kata dia
Perlu diketahui, KKIN IV Regional Sulawesi Selatan diikuti 88 instruktur dari 4
provinsi, yaitu Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi
Tenggara. Kompetisi ini diselenggarakan dari tanggal 26-30 Agustus 2019 di BLK
Makassar.
Kepala BLK Makassar, Fitroh Hanrahmawan, selaku tuan rumah menjelaskan, para
instruktur akan berkompetisi dalam 9 bidang kompetisi.
Page 18 of 93.

