Page 22 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 28 AGUSTUS 2019
P. 22
diharapkan, berpulang ke hasil pelatihannya, yaitu siswa yang kompeten," kata
Fauziah usai membuka Kompetisi Keterampilan Instruktur Nasional (KKIN) VII
Regional Sulawesi Selatan di Makassar, Senin malam (26/8).
Fauziah menjelaskan, instruktur merupakan aktor utama dalam pelatihan kerja.
Mereka berfungsi sebagai fasilitator dalam meningkatkan pengetahuan,
keterampilan, perubahan sikap, dan perilaku (etos kerja) dari tenaga kerja.
Sehingga, kompetisi yang dilakukan secara terstruktur dan sistematis antar
instruktur lembaga pelatihan dapat meningkatkan kompetensi dan profesionalitas
instruktur, yang pada gilirannya akan meningkatkan kompetensi siswa pelatihan.
"Oleh karenanya, peranan instruktur di lembaga pelatihan kerja harus diperkuat
karena memiliki korelasi dengan pembangunan SDM dan sebagai pintu masuk dalam
mewujudkan Indonesia kompeten," terang Fauziah.
Lebih lanjut, Fauziah menjelaskan bahwa menyiapkan SDM kompeten harus
memperhatikan 4 hal. Yaitu standar kompetensi yang menjadi acuan dalam proses
pelatihan, lembaga pelatihan yang kredibel, training material yang berkualitas, dan
instruktur yang qualified.
"Semuanya ini merupakan runtutan satu kesatuan dalam proses untuk membangun
SDM yang berkualitas yang mampu bersaing dalam dunia kerja," jelasnya.
Kepala Disnakertrans Provinsi Sulawesi Selatan, Agustinus Appang, menyambut baik
pelaksanaan KKIN. Pada tahun 2030, Indonesia akan memasuki puncak bonus
demografi. Kompetisi ini dinilainya menjadi salah satu upaya menyambut bonus
demografi tersebut.
Selain itu, KKIN dinilai mampu meningkatkan wawasan dan daya saing instruktur.
Guna menghadapi berbagai perubahan di sektor ketenagakerjaan.
"Hal ini menuntut kita semua untuk menyiapkan SDM yang mampu mengikuti
perkembangan. Sehingga kompetisi ini akan memberi pengaruh signifikan dalam
penyiapan SDM kedepan," katanya.
KKIN IV Regional Sulawesi Selatan diikuti 88 instruktur dari 4 provinsi, yaitu
Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara.
Kompetisi ini diselenggarakan dari tanggal 26-30 Agustus 2019 di BLK Makassar.
Kepala BLK Makassar, Fitroh Hanrahmawan, selaku Tuan Rumah, menjelaskan, para
instruktur akan berkompetisi dalam 9 bidang kompetisi. Yaitu Pengelasan (10
orang), otomotif kendaraan ringan (10), instalasi listrik (10), tata busana (10),
pendingin dan tata udara (10), elektronika (9), desain grafis (10), rekayasa mekanik
(9), dan IT solution for bussines (10).
Ia berharap, instruktur yang ikut KKIN dapat menularkan semangat kompetitif dan
daya saing kepada siswa pelatihan.
Page 21 of 93.

