Page 64 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 OKTOBER 2019
P. 64

Title         PEMERINTAH OPTIMALKAN BALAI PELATIHAN DUKUNG INDUSTRI FASHION
                Media Name    merdeka.com
                Pub. Date     12 Oktober 2019
                              https://www.merdeka.com/uang/pemerintah-optimalkan-balai-pelatihan-duk ung-
                Page/URL
                              industri-fashion.html
                Media Type    Pers Online
                Sentiment     Positive










               Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri menyebut industri fashion bersaing ketat dengan
               industri kuliner dalam menyumbangkan produk domestik bruto (PDB) dari sub-sektor
               ekonomi kreatif.

               "Industri fashion ini penyumbang nomor dua terbesar di Indonesia setelah kuliner. Untuk
               fashion sengaja terus dikembangkan karena memiliki kekayaan budaya," kata Menteri Hanif
               di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja Semarang, Sabtu (12/10).

               Dia menyebut karena industri fashion berkontribusi besar terhadap ekonomi nasional begitu
               besar, pihaknya terus berupaya menggerakkan industri kreatif Tanah Air terutama di bidang
               fashion.

               Langkah yang dilakukan Kementerian Ketenagakerjaan adalah dengan mengembangkan
               balai-balai pelatihan di beberapa daerah.

               "Pemerintah sudah dua tahun ini terus upgrading terhadap balai-balai pelatihan kerja
               khususnya di bidang fashon. di Semarang, fashion technology sudah berkembang bagus.
               Tempo hari ikut fashion show di Paris. Ini tentu menumbuhkan optimisme bagi kita hingga
               ekonomi kreatif berkembang dan berkontribusi Indonesia," ungkap Menteri Hanif.

               Industri fashion punya potensi besar dalam pertumbuhan ekonomi dan memeratakan
               kemakmuran rakyat. Lewat balai-balai pelatihan, Kementerian Tenaga Kerja ingin
               menciptakan anak-anak muda yang bisa berkreasi, produksi, dan memasarkan produk-
               produk industri fashion.

               "Sementara ini baru Semarang yang jadi model. Setelah dua tahun hasilnya bagus karena
               sudah beberapa kali fashion show di Jakarta, Paris, dan tempat-tempat lain. ke depan
               daerah-daerah yang sesuai dengan spirit fashion akan kita kembangkan," jelasnya.

               Menteri Hanif menambahkan pihaknya tahun ini sudah melatih 1.800 orang menjadi calon
               desainer. Dia berharap peserta yang pernah ikut pelatihan desain bisa mengembangkan
               bakal mereka di industri fashion.

               "Di industri setidaknya jadi asisten desainer. Tentu ini akan meningkatlan karir anak-anak
               kita. Jadi lulusan SMA, SMK, atau yang tidak sekolah pun boleh ikut pelatihan karena
               fashion tidak membutuhkan basis ilmu tertentu yang harus bagus," tandasnya.






                                                       Page 63 of 106.
   59   60   61   62   63   64   65   66   67   68   69