Page 130 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 04 MARET 2019
P. 130
Kementerian Ketenagakerjaan ( Kemnaker ) berkomitmen mengoptimalkan program
Desa Migran Produktif alias Desmigratif agar lebih maksimal. Program ini dinilai
dapat membangkitkan pembangunan ekonomi di desa.
Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dhakiri mengatakan, Kemnakar menargetkan
150 desa masuk program desmigratif pada 2019 ini.
"Masih jalan, Desmigratif untuk tahun ini sekitar 150 desa yang kita jalankan
dengan program desmigratif itu di 10 provinsi, sekitar 60 kabupaten," kata dia di
Kemnaker, Jakarta, Jumat (1/3/2019).
Hanif mengakui bahwa meskipun terjadi kenaikan jumlah desa sasaran program
dibandingkan tahun sebelumnya, namun itu tidak tinggi. Pada 2018, program ini
menyasar 130 desa.
"Naik. Cuma kenaikannya tidak melonjak begitu, karena anggaran kita untuk itu
relatif terbatas," ungkap Hanif.
Karena itu, pihaknya mendorong agar pemerintah daerah Provinsi maupun
Kabupaten/Kota untuk turut ambil bagian dalam pendanaan program ini.
"Kita bikin role model -nya, jadi ada modeling dari Kementerian untuk pelayanan
dan perlindungan TKI dari desa. Kemudian nanti kita berharap pemerintah Provinsi
atau Kabupaten/Kota juga bisa mereplikasi itu di desa-desa yang kebetulan belum,"
jelas dia.
"Karena kalau kami kan desanya tiap tahun paling satu kabupaten atau satu provinsi
kita kasih dua desa sebagai model. Kalau provinsinya bisa lebih kenceng,
kabupatennya lebih kencang, saya kira akan makin banyak desa-desa yang
terjangkau oleh program desa desmigratif," Dia menandaskan.
Page 129 of 142.

