Page 68 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 04 MARET 2019
P. 68
Title KTP-E WNA FORMATNYA BERBEDA
Media Name Analisa Daily
Pub. Date 02 Maret 2019
Page/URL 4
Media Type Koran
Sentiment Positive
Menteri Hukum dan H AM (Menkumham), Yassona Laoly. SH, MSc,PhD menyatakan
adanya serbuan tenaga kerja asing di Indonesia yang mencapai 10 juta jiwa tidak
berdasar dan berita bohong (hoaks). Hal itu disampaikannya dalam Kuliah Umum
dengan tema Pengawasan Keimigrasian terhadap Tenaga Keija Asing di Sumut' di
aula Fakultas Kedokteran Universitas HKBP Nommensen (UHN) Medan. Jumat (1/3).
Menurut mantan anggota DPRD Sumut ini, 10 juta pekerja asing adalah jumlah yang
sangat besar. Ia pun mempertanyakan dari mana masuknya 1 Ojuta tenaga kerja
asing itu.
"Kalau pekerja asing masuk ke Indonesia harus melalui imigrasi dari baik bandara
udara dan laut. Pasti mereka tercatat, kalau 1 O juta tentu harus ada penambahan
penerbangan, ternyata tidak ada. Kalau begitu mereka masuk dari mana, apa turun
dari langit," paparnya.
Maka dari itu. politikus PDI Perjuangan ini meminta agar mahasiswa dan masyarakat
untuk tidak mudah termakan isu yang tidak jelas. "Jangan mudah termakan hoaks,
kalau ada menemukan silakan laporkan ke tim pora (pengawasan orang asing),"
tutur mantan Dekan Fakultas Hukum UHN ini.
Ikut ketentuan
Tenaga kerja asing yang ingin bekerja di Indonesia, ungkapnya, harus mengikuti
segala ketentuan yang berlaku, seperti izin kerja dan izin tinggal. Pada tahun politik,
Indonesia terus diterpa dengan informasi tidak benar atau hoaks. Untuk itu,
masyarakat diimbau untuk selektif untuk menerima informasi dengan mencari
kebenaranannya sesuai fakta dan data yang ada.
"Kalau 10 juta TKA Tiongkok datang, datangnya dari mana. Dari langit. Data kita 1
juta seluruh data lintas imigrasi. 10 juta TKA serbu Indonesia, sudah pasti hoaks
itu," ungkapnya. Ia mengatakan jumlah TKA dari berbagai negara bekerja di
Indonesia, lebih sedikit dari pada jumlah warga Indonesia yang bekerja di luar
negeri. Salah satu WNI yang banyak bekerja di Malaysia.
"Indonesia mengirimkan orang asing, di Malaysia Indonesia 3 juta orang, Penduduk
Malaysia 70 jutaan. Di Hongkong, warga Indonesia 200 ribu lebih. Belum lagi, di
Page 67 of 142.

