Page 121 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JULI 2020
P. 121

"Jika  diperlukan,  tak  ada  salahnya  ditambahkan  klausul  buat  perusahaan-perusahaan  yang
              bergerak dengan prinsip  sharing economy  agar antara  startup  dan patner bisnis bisa sama-
              sama merasa nyaman," kata Ketua Umum Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), Dito
              Ariotedjo, Rabu (22/7).

              Bukan menjadi rahasia lagi transformasi digital telah menempatkan  startup  sebagai salah satu
              ladang penciptaan lapangan kerja, terutama bagi anak muda.

              Karenanya,  butuh  pendekatan  yang  sedikit  berbeda  dalam  membuat  payung  hukum  bagi
              startup  yang rata-rata bergerak dalam prinsip  sharing economy  , di mana aktivitasnya lebih
              banyak bersifat  patnership  , bukan relasi karyawan dan pengusaha.

              "Karenanya,  antara    startup    dan  patner  bisnis  harus  sama-sama  nyaman.  Sementara  soal
              karyawan yang murni pekerja  startup  , aturan mainya bisa disamakan dengan pekerja formal
              lainya," ucap Dito.

              Di  sisi  lain,  ia  yakin  seluruh  fraksi  partai  politik  di  DPR,  khususnya  Fraksi  Golkar  akan
              mendahulukan  kepentingan  negara.  Sebab  pada  dasarnya,  pembahasan  RUU  Cipta  Kerja
              semata-mata demi tumbuhnya ekonomi.

              "Pembahasan saat ini memang masih mencari jalan terbaik dan titik kompromi pada beberapa
              pasal  yang  fundamental  berhubungan  dengan  tenaga  kerja.  Karena  kemudahan  investasi
              menjadi salah satu jargon dari RUU ini, di mana dari investasi tersebut juga akan langsung
              berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi Indonesia," tandasnya.

              EDITOR:  DIKI TRIANTO    Tag:  AMPI  RUU CIPTA KERJA  OMNIBUS LAW .












































                                                           120
   116   117   118   119   120   121   122   123   124   125   126