Page 203 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JULI 2020
P. 203
KEPALA BP2PMI LAPORKAN PENIPUAN YANG CATUT NAMANYA KE POLDA METRO
JAYA
, JAKARTA - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani
membantah adanya permintaan uang yang mengatasnamakan dirinya kepada perusahaan
swasta yang telah digrebek BP2MI pada Jumat (17/7/2020) lalu.
Ia pun melaporkan tindakan pencatutan atas namanya tersebut ke Sentra Layanan Pengaduan
Masyarakat Polda Metro Jaya , Rabu (22/7/2020).
"Seorang yang telah melakukan penipuan tersebut adalah terkait dengan peristiwa
penggerebekan yang telah dilakukan BP2MI terhadap 2 perusahaan swasta yang akan
mengirimkan 19 calon PMI ke Thailand," ujar Benny, Rabu (22/7/2020).
Dalam konferensi pers yang juga diselenggarakan secara virtual oleh BP2MI, Benny menyebut
penipu berhasil meraup uang korban sebesar 30 juta rupiah.
Pihak perusahaan juga telah memiliki bukti transfer dan nomor telepon yang digunakan si penipu
dengan mengatasnamakan Kepala BP2MI .
"Perusahaan itu akan memberangkatkan calon PMI secara non prosedural dan kasusnya telah
saya laporkan secara resmi Kepada Bareskrim pada Selasa kemarin tanggal 21 Juli 2020,"
katanya.
Kepala BP2PMI itu juga meminta masyarakat agar berhati-hati jika ada orang atau oknum yang
meminta-minta uang dengan nama pribadinya atau lembaga BP2MI .
Ia juga kembali menegaskan kalau tindakan tersebut modus penipuan.
"Saya tegaskan bahwa itu tidak benar dan hanya modus penipuan," ujar Benny Benny
mengharapkan agar aparat hukum kepolisian untuk segera melakukan penyelidikan sampai
tuntas.
Hal itu karena menurutnya tindakan penipuan tersebut telah mencemarkan nama baik dirinya
dan BP2MI secara kelembagaan.
"BP2MI tidak pernah gentar menghadapi perlawanan dari pihak-pihak yang tidak sejalan dengan
kebijakan BP2MI ," katanya.
Kepala BP2PMI itu mengatakan saat ini pihaknya tengah gencar memerangi sindikasi pengiriman
PMI secara non prosedural.
Ia berjanji pihaknya akan laksanakan tanpa pandang bulu dengan siapa yang di belakang para
sindikasi tersebut.
"Saya juga memohon dukungan masyarakat untuk memerangi sindikasi pengiriman PMI secara
non prosedural. Ini dilakukan demi melindungi PMI sebagai warga Negara VVIP dan juga demi
kesejahteraan PMI," jelas Benny..
202

