Page 254 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JULI 2020
P. 254
EKONOMI RI DITOPANG UMKM, KARTU PRAKERJA SANGAT TEPAT DIARAHKAN KE
WIRAUSAHA
Konten Redaksi kumparan Data Bank Indonesia mengungkapkan, UMKM (usaha mikro, kecil,
dan menengah) meliputi 99 persen dari total lembaga usaha yang ada di Indonesia. Sehingga
bisa dikatakan ekonomi Indonesia sebagian terbesarnya ditopang oleh UMKM.
Menyikapi data tersebut, pengamat ekonomi dari lembaga kajian kebijakan Think Policy Society,
Adelia Surya Pratiwi, menilai bahwa perluasan cakupan Kartu Prakerja dari hanya pekerja
menjadi ke arah pengembangan wirausaha sebagai langkah yang tepat.
"Penyempurnaan Kartu Prakerja yang mencakup perluasan beneficiaries dari hanya pekerja
menjadi termasuk wirausahawan terdampak COVID-19, adalah hal yang sangat baik. Sebab
struktur ekonomi kita memang didominasi oleh UMKM," kata Adelia Pratiwi seperti dikutip
kumparan , Rabu (22/7).
Apalagi dia mengungkapkan, selama ini UMKM berkontribusi terhadap 60 persen dari Produk
Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Sektor tersebut juga menyerap 97 persen dari total angkatan
kerja Indonesia. Oleh sebab itu, rencana Pemerintah mengarahkan Kartu Prakerja ke
pengembangan wirausaha, menurutnya akan berdampak positif terhadap sektor UMKM .
"Hal yang perlu menjadi perhatian justru di tataran implementasi. Saat ini dari pagu Rp 20
triliun, kartu pra kerja baru terealisasi Rp 2,42 triliun atau sekitar 12,09 persen dari pagu.
Angkanya masih terlalu kecil," kata Adelia.
Kartu Prakerja . Gratis dan terbuka untuk umum "Untuk meningkatkan efektivitas, perlu
dilakukan prioritas ke sektor-sektor strategis dan terdampak. Contoh sektor strategis
terdampak adalah sektor pariwisata beserta turunannya - pekerja dan wirausaha di sektor ini
membutuhkan diversifikasi keahlian dan usaha," ujarnya.
Dia menambahkan, bentuk pengarahan yang lain dapat berupa penyiapan pekerja dan
wirausahawan untuk menghadapi tatanan normal baru yang progresif bertransformasi ke digital.
"Keterlibatan lebih banyak kementerian/ lembaga serta penegak hukum dalam tim Komite Cipta
Kerja menjadi kunci untuk meningkatkan tata kelola yang baik ( good governance ) dari Kartu
Prakerja termasuk terkait standardisasi lembaga penyelenggara, kualitas pelatihan, dan lain-
lain," kata pengamat ekonomi tersebut.
Selain itu, kata Adelia Pemerintah perlu mengidentifikasi indikator keberhasilan Kartu Prakerja
, sebab seperti program ini memiliki dua tujuan yang berbeda yaitu re- skilling atau up-
skilling , dan melindungi daya beli masyarakat.
Wirausaha UMKM Webinar Kartu Prakerja Ekonomi Kartu Prakerja2020 (c) PT Dynamo Media
Network Version 1.1.251.
253

